Bupati Afni Bersama UAS, Kapolda Riau dan Pangdam Touring Jelajahi Sejarah Kesultanan Siak

Senin, 13 Juli 2026 | 12:59:45 WIB
Bupati Afni bersama UAS, Kapolda Riau dan Pangdam touring jelajahi sejarah Kesultanan Siak.

SIAK (RA) - Bupati Siak, Afni Zulkifli, mendampingi Ustaz Abdul Somad (UAS), Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dalam kegiatan touring sepeda motor mengelilingi sejumlah kawasan bersejarah di Kota Siak Sri Indrapura, Minggu (12/7/2026) kemarin.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda yang memadukan silaturahmi, wisata sejarah, serta pengenalan warisan budaya Kesultanan Siak kepada para peserta.

Rombongan mengunjungi sejumlah ikon sejarah, mulai dari Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah, Istana Asserayah Hasyimiyah, tepian Sungai Siak, Masjid Syahabuddin, hingga kompleks makam Sultan Syarif Kasim II.

Saat berada di Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah, rombongan menaiki lift menuju puncak jembatan untuk menikmati panorama Sungai Siak dari ketinggian.

Dalam kesempatan itu, Bupati Afni menjelaskan nilai historis Sungai Siak yang pada masa Kesultanan berfungsi sebagai jalur perdagangan sekaligus benteng pertahanan alami.

Menurutnya, kondisi Sungai Siak yang berkelok-kelok memberikan keuntungan strategis bagi Kesultanan Siak dalam menghadapi ancaman dari luar.

"Hanya kawasan Sungai Apit yang tercatat pernah mengalami peperangan karena letaknya yang berhadapan langsung dengan laut. Selebihnya, posisi pusat pemerintahan Kesultanan Siak terlindungi oleh bentang alam sungai yang sangat strategis," kata Afni, Senin (13/7/2026).

Afni menilai para Sultan Siak telah memilih lokasi pusat pemerintahan dengan perencanaan yang matang, baik dari sisi pertahanan maupun jalur perdagangan.

Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan ke Masjid Syahabuddin untuk menunaikan salat sebelum berziarah ke makam Sultan Syarif Kasim II, sultan terakhir Kesultanan Siak yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional atas jasa-jasanya dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Ustaz Abdul Somad mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memberinya kesempatan mengenal lebih dekat sejarah Kesultanan Siak.

"Alhamdulillah, selain bersilaturahmi, kami juga dapat melihat langsung jejak sejarah Kesultanan Siak. Semoga warisan sejarah ini terus dijaga dan menjadi pembelajaran bagi generasi mendatang," ujar UAS.

Di kompleks makam Sultan Syarif Kasim II, rombongan memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh yang dikenal menyerahkan sebagian besar kekayaan Kesultanan Siak untuk mendukung perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan touring kemudian ditutup dengan makan siang di tepian Sungai Siak sambil menikmati durian bersama sebagai bagian dari kebersamaan rombongan.

Terkini

Terpopuler