SIAK (RA) - Kapal pompong tenggelam di Pelabuhan Tanjung Buton, Desa Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Riau, Selasa (7/7/2026) dini hari.
Dalam insiden tersebut, tiga orang dilaporkan masih hilang, satu orang ditemukan meninggal dunia, dan tiga lainnya berhasil selamat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan pihaknya menerima laporan kecelakaan kapal sekitar pukul 00.00 WIB dari Jeny, perwakilan Perusahaan Pelayaran Tujuh Samudra.
Berdasarkan informasi awal, kapal pompong tersebut tengah melakukan pemeriksaan draft survei di kapal MV Himala.
Namun, saat berada di lokasi, kapal dihantam arus yang cukup kuat hingga terseret ke bawah kapal tongkang yang sedang bersandar di sisi MV Himala.
"Akibat arus yang cukup kuat, kapal pompong terseret ke bawah kapal tongkang yang sedang bersandar di sisi MV Himala hingga menyebabkan kapal tenggelam," kata Budi, Selasa (7/7/2026).
Usai menerima laporan kata Budi, Basarnas Pekanbaru langsung mengerahkan 10 personel rescue menuju lokasi kejadian.
"Tim menempuh jarak sekitar 103 kilometer dari Kantor Basarnas Pekanbaru untuk melaksanakan operasi pencarian dan penyelamatan," terangnya.
Operasi SAR difokuskan di sekitar titik terakhir keberadaan korban (Last Known Position/LKP) dengan metode pencarian di permukaan.
"Jika kondisi cuaca dan arus mendukung, tim juga akan melakukan penyelaman guna mempercepat pencarian korban yang masih hilang," ungkapnya.
Hingga saat ini, dari tujuh orang yang berada di kapal, tiga orang berhasil diselamatkan, satu korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara tiga lainnya masih dalam pencarian.
"Kami mengerahkan seluruh kemampuan dan sumber daya yang ada untuk melakukan pencarian terhadap para korban. Semoga korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan," tutupnya.