Sebagian Besar Wilayah Riau Berpotensi Diguyur Hujan

Selasa, 07 Juli 2026 | 08:51:59 WIB
Ilustrasi hujan

PEKANBARU (RA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan mengguyur hampir sebagian besar wilayah Riau pada Selasa (7/7/2026). Masyarakat juga diimbau mewaspadai potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah daerah.

Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Bella R. Adelia, mengatakan pada pagi hari kondisi cuaca di Riau didominasi udara kabur hingga berawan. Berdasarkan citra radar cuaca, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Rokan Hulu, dan Rokan Hilir.

"Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Namun, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi hampir di sebagian besar wilayah Riau," ujarnya.

Pada malam hari, hujan diprakirakan masih terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir. Sementara dini hari, cuaca kembali didominasi udara kabur hingga berawan.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. 

“Kondisi tersebut diprakirakan melanda sebagian wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, Kampar, dan Rokan Hilir pada pagi, siang hingga sore, serta malam hari,” tambahnya.

Untuk kondisi atmosfer, suhu udara di Riau diperkirakan berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celcius, dengan kelembapan udara mencapai 55 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.

Sementara itu, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau masuk kategori rendah sehingga relatif aman untuk aktivitas pelayaran skala kecil, namun masyarakat tetap diimbau memperhatikan perkembangan cuaca.

Di sisi lain, BMKG mematau terdapat 209 titik panas di Pulau Sumatera. Aceh menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak yakni 100 titik, disusul Sumatera Selatan 54 titik.

Kemdian  Lampung dan Kepulauan Bangka Belitung masing-masing 18 titik, Sumatera Utara 9 titik, Jambi 5 titik, Bengkulu 4 titik, dan Riau terpantau hanya memiliki satu titik panas yang berada di Kabupaten Pelalawan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu serta terus memantau informasi cuaca terbaru sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

Tags

Terkini

Terpopuler