Buat Wajah Pekanbaru Semakin Tertata, Plt Gubri Apresiasi Kinerja Wako Agung

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:59:56 WIB
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho didampingi Wakil Markarius Anwar, dan pimpinan DPRD Pekanbaru foto bersama Plt Gubri, SF Hariyanto usai paripurna HUT Ke-242

PEKANBARU (RA) - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto, mengapresiasi kinerja Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar.

Apresiasi itu disampaikannya, pada Rapat Paripurna Hari Jadi ke-242 Pekanbaru, bertempat di gedung DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (23/6/2026).

Dikatakan SF Hariyanto, di bawah kepemimpinan Agung Nugroho dan Markarius Anwar, saat ini sebagian besar jalan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah berhasil diperbaiki.

"Kita rasakan bersama, sebagian besar ruas jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat, kini sudah diperbaiki dan mulus," kata Plt Gubri.

Perkembangan pembangunan di Kota Pekanbaru, terang SF Hariyanto, tentu menjadi perhatian semua pihak. Sebab, apa yang terjadi di Pekanbaru dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi, investasi, pelayanan publik, dan citra Provinsi Riau secara keseluruhan.

"Untuk itu di kesempatan ini, saya menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Pekanbaru Bapak Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Bapak Markarius Anwar, terus memprioritaskan dan sangat peduli terhadap berbagai persoalan dasar masyarakat," ucapnya.

Selain kondisi jalan yang sudah mulus, pembenahan saluran pembuangan air guna meminimalisir banjir, serta penataan terhadap fasilitas publik di bawah kepemimpinan Wako Agung turut menjadi perhatian.

"Upaya ini membuat wajah Pekanbaru semakin tertata, nyaman, dan membanggakan sebagai Ibukota Provinsi Riau," tegas SF Hariyanto.

Di samping itu, Kota Pekanbaru juga dinilai mampu memperkuat fiskal yang ditandai dengan meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp800 miliar tahun 2024, menjadi Rp1,2 triliun di 2025.

Saat ini, sebut SF Hariyanto, hampir seluruh daerah di Indonesia menghadapi tantangan yang sama, yaitu keterbatasan ruang fiskal. Provinsi Riau juga merasakan hal yang sama.

"Namun demikian, Kota Pekanbaru memiliki kemampuan untuk peningkatan fiskal untuk keberlanjutan pembangunan," ucapnya.

Kota Pekanbaru, lanjut SF Hariyanto, patut bersyukur karena implementasi Undang-undang No.1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pusat dan Daerah telah memberikan dampak positif. Kebijakan inilah yang menjadi salah satu faktor memperkuat fiskal di Kota Pekanbaru.

"Melalui kebijakan opsen pajak, PKB dan BBNKB, penerimaan Kota Pekanbaru sangat meningkat dari Rp126 miliar tahun 2024, menjadi Rp349 miliar 2025. Meningkat 108 persen," tutupnya.

Seperti diketahui, Pemko Pekanbaru di 2025 lalu berhasil mengumpulkan PAD dari sektor pajak sebesar Rp1,2 triliun, serta telah memperbaiki 42 kilometer jalan rusak dengan sistem overlay atau pengaspalan ulang.

Terkini

Terpopuler