CFD Tualang Bertema Budaya Melayu, Bupati Afni Apresiasi Geliat UMKM di Siak

Ahad, 21 Juni 2026 | 21:23:49 WIB
Bupati Siak Afni Zulkifli bersama masyarakat di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Minggu (21/6/2026).

SIAK (RA) - Kawasan Car Free Day (CFD) ke-40 di Kecamatan Tualang mendadak dipadati ribuan warga pada Minggu (21/6/2026) pagi.

Kegiatan yang digelar di Kota Perawang tersebut berlangsung meriah dengan mengusung tema kebudayaan Melayu bertajuk "Rentak Zapin Meiring Budak Bemain".

Kemeriahan acara semakin terasa dengan kehadiran langsung Bupati Siak Afni Zulkifli yang membuka kegiatan tersebut.

Afni hadir didampingi suaminya, Triono Dul Halim, Camat Tualang Mursal beserta istri, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak Romy Lesmana, serta sejumlah pejabat lainnya.

Sejak pukul 06.00 WIB, masyarakat telah memadati lokasi kegiatan. Acara diawali dengan olahraga mandiri yang dilakukan warga, kemudian dilanjutkan dengan senam massal yang berlangsung di area panggung utama.

Sorak sorai dan antusiasme masyarakat tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan yang menggabungkan unsur olahraga, budaya, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Siak Afni Zulkifli memberikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana yang dinilai mampu menyelenggarakan kegiatan secara mandiri melalui kolaborasi dengan berbagai sponsor.

Menurutnya, kegiatan seperti CFD memiliki dampak yang sangat luas karena tidak hanya menjadi sarana olahraga dan hiburan masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

"Di tengah ketidakpastian pertumbuhan ekonomi, geliat ekonomi justru kita bangun dari bawah, yaitu dari masyarakatnya sendiri. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terlaksana di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Siak," kata Afni.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.

"Ini sangat di luar prediksi kami. Rupanya masyarakat begitu senang dan bahagia. Sembari berolahraga, mereka juga bisa menikmati jajanan khas daerah dan berbagai pilihan kuliner yang dijajakan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana CFD yang juga Lurah Perawang, Mida Wati, mengatakan kegiatan CFD ke-40 ini tidak hanya menjadi ruang publik untuk berolahraga, tetapi juga berfungsi sebagai motor penggerak ekonomi kreatif masyarakat di Kecamatan Tualang.

Menurutnya, antusiasme pelaku usaha terlihat dari banyaknya UMKM yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

"Pada CFD kali ini terdapat 101 UMKM yang berpartisipasi dan berkolaborasi bersama Korwilcam Pendidikan Tualang," ungkap Mida.

Untuk menambah semarak kegiatan, panitia juga menggelar sejumlah perlombaan bernuansa budaya Melayu, salah satunya lomba Senam Zapin Kreasi yang menjadi daya tarik utama masyarakat.

Lomba tersebut diikuti oleh 29 grup yang terdiri dari 17 grup tingkat Sekolah Dasar (SD) dan 12 grup tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Panitia menyediakan berbagai hadiah menarik bagi para pemenang, berupa piala, sertifikat, dan uang pembinaan. Juara pertama memperoleh hadiah Rp1 juta, juara kedua Rp750 ribu, dan juara ketiga Rp500 ribu.

Dengan tingginya partisipasi masyarakat dan pelaku UMKM, CFD ke-40 Kecamatan Tualang kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu agenda publik yang tidak hanya menyehatkan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya Melayu serta penguatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Siak.

Terkini

Terpopuler