Cuaca Riau Didominasi Cerah Berawan, 10 Hotspot Terdeteksi di Tiga Kabupaten

Kamis, 18 Juni 2026 | 09:06:32 WIB
Cuaca cerah berawan

PEKANBARU (RA) – Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Provinsi Riau pada Kamis (18/6/2026) didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Meski demikian, hujan ringan masih berpotensi terjadi di beberapa daerah pada malam hingga dini hari.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Gita Dewi, menjelaskan pada pagi hari cuaca di Riau umumnya berkondisi udara kabur hingga cerah berawan. Sementara pada siang hingga sore hari, cuaca diprakirakan cerah berawan di hampir seluruh wilayah.

"Pada malam hari cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan. Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar. Sedangkan pada dini hari, hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kota Pekanbaru," ujar Gita Dewi.

BMKG juga menyatakan tidak terdapat peringatan dini cuaca untuk wilayah Riau pada hari ini. Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 55 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.

Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut di wilayah Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau berada pada kategori rendah.

Selain merilis prakiraan cuaca, BMKG juga melaporkan perkembangan titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera. Hingga pukul 16.00 WIB, terpantau sebanyak 108 titik panas di wilayah Sumatera.

Dari jumlah tersebut, Provinsi Riau menyumbang 10 titik panas yang tersebar di tiga kabupaten. Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Siak masing-masing terdeteksi 4 titik panas, sementara Kabupaten Kampar terdapat 2 titik panas.

Secara keseluruhan, jumlah titik panas terbanyak berada di Sumatera Selatan dengan 60 titik, disusul Jambi 23 titik, Riau 10 titik, Bangka Belitung 7 titik, Sumatera Barat 6 titik, dan Bengkulu 2 titik.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di daerah yang terdeteksi memiliki titik panas, meskipun kondisi cuaca secara umum masih didominasi cerah berawan. (*)

Tags

Terkini

Terpopuler