PEKANBARU (RA) - Pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Pemko Pekanbaru sepanjang tahun 2025 hingga 2026, aktivitas ekonomi dan perputaran uang tercatat mengalami peningkatan dibandingkan sejumlah daerah lain di Sumatra.
Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho mengatakan survei yang dilakukan secara berkala tersebut bertujuan memantau perkembangan ekonomi daerah. Survei ini sekaligus melihat sektor-sektor yang memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi Pekanbaru.
"Hasil survei yang kami lakukan menunjukkan bahwa Pekanbaru mengalami peningkatan perekonomian dan perputaran uang yang cukup baik dibandingkan sejumlah kabupaten dan kota lainnya, baik di Provinsi Riau maupun di berbagai daerah di Sumatra," kata Wako Agung, Jumat (12/6/2026).
Salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi tersebut adalah berkembangnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya usaha kuliner yang semakin diminati masyarakat.
Kuliner khas Pekanbaru memiliki daya tarik tersendiri yang mampu menggerakkan roda perekonomian. Banyak pelaku usaha makanan dan minuman yang terus berkembang serta berhasil menarik minat konsumen.
"Ternyata peningkatan perputaran uang dan pertumbuhan ekonomi di Kota Pekanbaru banyak ditopang oleh pelaku UMKM, terutama yang bergerak di bidang kuliner. Makanan khas Pekanbaru memiliki daya tarik yang kuat dan diminati masyarakat," terang Agung.
Selain sektor kuliner, berbagai kegiatan olahraga, hiburan, dan penyelenggaraan event juga turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Namun berdasarkan hasil survei, sektor kuliner tetap menjadi salah satu penggerak utama aktivitas ekonomi masyarakat.
Hasil perbandingan dengan sejumlah kota lain menunjukkan kondisi yang cukup berbeda. Di beberapa daerah, aktivitas rumah makan maupun kafe masih relatif sepi. Sebaliknya, pertumbuhan usaha kuliner terus meningkat dan jumlah pengunjung juga terus bertambah di Pekanbaru.
"Kami melihat banyak kafe, kedai kopi, dan rumah makan yang terus berkembang di Pekanbaru. Bahkan, sejumlah lokasi cukup sulit mendapatkan tempat duduk karena tingginya jumlah pengunjung. Ini menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat berjalan dengan baik," sebut Agung.
Fenomena tersebut menjadi indikator bahwa daya beli masyarakat Pekanbaru masih terjaga. Sementara, sektor usaha lokal mampu berkembang di tengah berbagai tantangan ekonomi. Karena itu, Pemko Pekanbaru akan terus memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM melalui berbagai program pembinaan, promosi, kemudahan perizinan, hingga penyelenggaraan kegiatan yang mampu menarik kunjungan masyarakat dan wisatawan.
"UMKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian daerah. Kami akan terus mendorong pertumbuhan sektor ini agar mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat perekonomian Kota Pekanbaru secara berkelanjutan," pungkasnya.