Atlet Disabilitas Riau Pertanyakan Sisa Bonus Peparnas 2024

Senin, 08 Juni 2026 | 09:41:56 WIB
Plt Ketua MPC NPC Provinsi Riau, Indra Warman.

PEKANBARU (RA) - Sisa bonus atlet dan pelatih Peparnas 2024 hingga kini belum juga dibayarkan. Kondisi itu membuat pengurus National Paralympic Committee (NPC) Riau bersama atlet dan pelatih berencana mendatangi Dispora Riau untuk mempertanyakan kejelasan pencairan bonus tersebut, Senin (8/6/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua MPC NPC Provinsi Riau, Indra Warman, mengaku belum memiliki kepastian kapan sisa bonus atlet Peparnas 2024 akan dibayarkan pemerintah daerah.

"Secara pribadi saya belum punya jawaban pasti kapan sisa bonus itu dibayarkan. Karena itu pagi ini kami berencana membawa beberapa atlet dan pelatih ke Dispora untuk mempertanyakan langsung masalah bonus Peparnas 2024," kata Indra Warman, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, persoalan bonus merupakan kewenangan Dispora, sementara NPC hanya bertugas mendampingi atlet dan pelatih.

"Masalah bonus itu kewenangan Dispora, bukan NPC. Jadi kami datang untuk meminta kejelasan langsung kepada Dispora terkait kapan bonus tersebut dibayarkan," ujarnya.

Indra mengatakan bonus tersebut sangat dinantikan para atlet, pelatih hingga keluarga mereka. Sebab, banyak pihak menggantungkan harapan terhadap pencairan bonus tersebut.

"Yang menunggu bonus ini bukan hanya atlet dan official, tapi juga keluarga mereka. Jadi ini memang sangat diharapkan," ungkapnya.

Ia mengakui kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Riau saat ini sedang sulit. Namun demikian, pihaknya berharap komitmen pembayaran bonus tetap direalisasikan sesuai janji pemerintah sebelumnya.

"Dulu sempat dijanjikan Maret, lalu mundur April. Bahkan sempat disebut September. Terakhir ada rencana pengajuan pencairan pada Juli. Mudah-mudahan itu benar-benar terealisasi," katanya.

Indra juga mengungkapkan sejumlah atlet yang sedang mengikuti pemusatan latihan nasional (Pelatnas) masih terus mempertanyakan hak mereka, termasuk bonus dan gaji.

"Atlet yang sedang Pelatnas juga sering menelepon mempertanyakan bonus dan gaji mereka. Kami sebagai pengurus sudah berusaha semaksimal mungkin sesuai kemampuan yang ada," jelasnya.

NPC Riau berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut.

Jika belum juga menemukan solusi, mereka berencana melanjutkan komunikasi dengan Sekretaris Daerah hingga DPRD Riau.

"Kalau nanti belum juga ada penyelesaian, mungkin kami akan menghadap Sekda atau DPRD. Tapi semua kami lakukan dengan cara baik-baik dan tanpa kekerasan," tutupnya.

Tags

Terkini

Terpopuler