JAKARTA (RA) – Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dalam tender harian KPBN menunjukkan penguatan signifikan. Sejumlah kontrak berhasil mencatatkan transaksi (accepted/ACC) dengan harga tertinggi mencapai Rp14.777 per kilogram.
Berdasarkan hasil tender, harga tertinggi CPO tercatat di Kuala Tanjung (KTJ) dan Belawan (BLW) dengan penawaran terbaik dari PHPO sebesar Rp14.777 per kilogram. Kedua kontrak tersebut berhasil ditransaksikan meski masih berada di bawah harga counter yang dipatok sebesar Rp15.025 per kilogram.
Di Talang Duku, transaksi terjadi pada harga Rp14.533 per kilogram yang diajukan WNI. Sementara di Teluk Bayur, WNI kembali memenangkan tender dengan penawaran Rp14.603 per kilogram.
Untuk wilayah Ngabang dan Kembayan, transaksi dimenangkan EUP dengan harga masing-masing Rp14.205 per kilogram. Sedangkan kontrak Parindu berakhir withdraw (WD) setelah penawaran tertinggi Rp14.243 per kilogram dari MNA belum mencapai kesepakatan.
Secara umum, hasil tender hari ini menunjukkan harga CPO bergerak pada kisaran Rp14.200 hingga Rp14.800 per kilogram, lebih tinggi dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.
PKO Masih Tinggi, Kuala Tanjung Sentuh Rp28.300/Kg
Pada tender Palm Kernel Oil (PKO), transaksi hanya terjadi di Kuala Tanjung. PMI memenangkan tender dengan penawaran Rp28.300 per kilogram.
Sementara tender PKO di Sei Mangkei, Dumai, dan Pelaihari berakhir withdraw karena penawaran peserta masih berada di bawah ekspektasi penjual. Harga penawaran tertinggi di lokasi tersebut masing-masing Rp27.000 per kilogram, Rp27.250 per kilogram, dan Rp27.400 per kilogram.
Meski sebagian besar kontrak belum mencapai kesepakatan, harga PKO masih bertahan pada level tinggi di atas Rp27.000 per kilogram.
Untuk produk Palm Kernel (PK), sejumlah transaksi berhasil dibukukan. Wira menjadi peserta yang paling dominan dengan memenangkan tender di Pangkalan Bun, Sungai Selan, dan Pagar Gading.
Harga tertinggi PK tercatat di Sungai Selan sebesar Rp12.335 per kilogram. Disusul Pangkalan Bun Rp12.235 per kilogram dan Pagar Gading Rp12.135 per kilogram.
Sementara tender di Talang dan Rantau Durian masih berstatus withdraw karena penawaran tertinggi belum memenuhi harga yang diharapkan penjual.
Meningkatnya harga CPO yang mendekati level Rp15.000 per kilogram menjadi sinyal positif bagi industri sawit nasional. Penguatan ini diperkirakan dipengaruhi oleh sentimen kenaikan harga minyak nabati global, perbaikan permintaan ekspor, serta ekspektasi pasokan yang lebih ketat di pasar internasional.