PEKANBARU (RA) - PTPN IV PalmCo mendistribusikan lebih dari 150 ton daging kurban ke puluhan kabupaten dan kota di Indonesia pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Penyaluran dilakukan di berbagai wilayah operasional perusahaan yang tersebar di Sumatera, Jawa, hingga Kalimantan dengan sasaran masyarakat prasejahtera, anak yatim piatu, dan warga terdampak bencana.
Distribusi tersebut berasal dari penyembelihan lebih dari 1.900 hewan kurban yang terdiri dari 1.667 ekor sapi dan 298 ekor kambing.
Dari jumlah itu, perusahaan menghasilkan sekitar 150 ton daging bersih yang kemudian dikemas menjadi sekitar 120 ribu paket.
Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui unit-unit kerja perkebunan perusahaan di berbagai daerah. Sejumlah wilayah prioritas di antaranya kawasan sekitar operasional perusahaan hingga daerah yang tengah menjalani pemulihan pascabencana seperti wilayah di Aceh dan Batang Toru.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa, mengatakan sebagian besar hewan kurban berasal dari iuran sukarela karyawan muslim di lingkungan perusahaan. Selain itu, perusahaan juga menambah alokasi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
"Iduladha bukan sekadar ritual ibadah, tetapi juga memiliki dimensi sosial dan ekonomi yang sangat kuat. Momentum ini mampu menggerakkan banyak sektor sekaligus menghadirkan akses protein bagi masyarakat yang membutuhkan," kata Jatmiko di Jakarta, Kamis (28/5/2026) kemarin.
Menurutnya, perputaran ekonomi selama Iduladha turut melibatkan rantai usaha yang panjang, mulai dari peternak, pedagang ternak, jasa transportasi, hingga pekerja pemotongan hewan dan pelaku usaha kecil di sekitar distribusi.
"Ada banyak pihak yang mendapatkan manfaat ekonomi dari aktivitas ini. Mulai dari peternak desa, sopir pengangkut ternak, pedagang pasar hewan, hingga usaha kecil yang terlibat dalam distribusi," ujarnya.
Di lapangan, proses penyembelihan dilakukan secara serentak di sejumlah unit kerja perusahaan dengan pengawasan kesehatan hewan dan penerapan standar kebersihan.
Salah seorang panitia kurban di Pekanbaru, Azwar Matondang, mengatakan seluruh hewan kurban telah melalui pemeriksaan kesehatan sebelum dipotong.
"Sejak awal, hal utama yang kami titik beratkan adalah kondisi kesehatan hewan dan bebas dari penyakit, terutama PMK. Sehingga daging yang didistribusikan kepada masyarakat dalam kondisi baik," katanya.
Khusus di wilayah PTPN IV Regional III yang meliputi Provinsi Riau, sebanyak 36 ekor sapi melalui program TJSL disalurkan ke berbagai pihak, termasuk Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau.
Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAM Riau, Datuk Seri Marjohan, mengapresiasi sinergi yang dibangun perusahaan dengan masyarakat dan lembaga adat.
"Atas nama lembaga, kami sangat berbahagia. Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi yang ditunjukkan PTPN IV," ujarnya.
Ia menilai kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga adat penting untuk menjaga pembangunan yang selaras dengan nilai sosial dan budaya masyarakat Melayu Riau.
"Kami melihat PTPN saat ini jauh lebih baik dan maju. Alhamdulillah bisa terus berkontribusi positif bagi masyarakat dan daerah," katanya.
Selain melalui program TJSL, PTPN IV Regional III juga menyalurkan sekitar 28 ribu paket daging kurban yang berasal dari 350 ekor hewan kurban sapi dan kambing di enam kabupaten/kota di Riau.
Sebagian besar hewan kurban tersebut merupakan sumbangan dari para karyawan perusahaan yang kemudian didistribusikan kepada masyarakat sekitar wilayah operasional.