Jalankan Asta Cita Presiden Prabowo, TNI Polri di Singingi Hilir ke Ladang

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:44:00 WIB
Jalankan Asta Cita Presiden Prabowo, TNI Polri di Singingi Hilir ke Ladang

RIAU, DISWAY.ID - Sinergi antara TNI dan Polri di Kabupaten Kuantan Singingi kembali membuahkan hasil nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat. Danramil 09 / Singingi, Kapten Inf. Ardi Yasman, mendampingi Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana dalam aksi turun langsung ke ladang untuk melaksanakan panen raya jagung pipil. 

Langkah ini bukan sekadar aktivitas pertanian biasa, melainkan simbol kuat kehadiran negara di tengah para pejuang pangan di Kecamatan Singingi Hilir.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Sungai Buluh dan Desa Simpang Raya ini merupakan implementasi nyata dari program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang berfokus pada swasembada pangan nasional. 

Melalui semangat "TNI-Polri Cinta Petani," kedua instansi keamanan ini membuktikan bahwa stabilitas wilayah tidak hanya dijaga melalui patroli keamanan, tetapi juga melalui penguatan perut rakyat dan kedaulatan pangan dari tingkat desa.

Suasana penuh keakraban menyelimuti prosesi panen tersebut, yang juga dihadiri oleh Kapolsek Singingi Hilir Iptu Alferdo Krisnata Kaban, serta Sekcam Singingi Hilir, Amin Basuki. 

Kehadiran para pimpinan kewilayahan ini memberikan suntikan moral bagi para petani lokal, mempertegas bahwa pemerintah dan aparat keamanan berdiri tegak di belakang kesejahteraan mereka dalam mengelola potensi sumber daya alam yang ada.

Di Desa Sungai Buluh, keberhasilan terlihat jelas pada lahan seluas 2,8 hektar yang dikelola oleh Kelompok Tani Tirta Kencana. Lahan ini sukses menghasilkan sekitar 12 ton jagung pipil berkualitas tinggi. 

"Capaian ini menjadi bukti bahwa dengan pendampingan yang tepat dan semangat kerja keras, kemandirian pangan di tingkat desa bukanlah sekadar slogan, melainkan realitas yang bisa dicapai melalui kolaborasi lintas sektor," ujar Hidayat Selasa (12/5/2026).

Kesuksesan serupa juga terpancar dari Desa Simpang Raya, di mana Kelompok Tani Rukun Sentosa berhasil memanen 9 ton jagung dari lahan seluas 2,5 hektar. Hasil jerih payah para petani ini nantinya akan disalurkan langsung ke Bulog sesuai dengan standar harga yang telah ditetapkan pemerintah. 

Hal ini memastikan bahwa rantai distribusi tetap terjaga dan para petani mendapatkan nilai ekonomi yang adil atas hasil keringat mereka.

Hidayat menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani yang telah konsisten menggarap lahan mereka. Beliau menekankan bahwa ketahanan pangan adalah fondasi utama dari ketahanan nasional. 

"Karena itu, keberhasilan panen di dua desa ini diharapkan menjadi pematik bagi desa-desa lain di wilayah Kuantan Singingi untuk mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan produktif," jelasnya.

Tak hanya datang untuk memanen, Kapolres juga membawa "oleh-oleh" produktif berupa bantuan 50 kg bibit jagung pipil untuk mendukung penanaman kembali secara berkelanjutan. 

Selain itu, tujuh unit alat penyemprot hama (sprayer) juga diserahkan kepada kelompok tani guna mempermudah proses perawatan tanaman ke depannya. Bantuan ini diharapkan dapat meminimalisir kendala teknis yang sering dihadapi petani selama masa tanam hingga menjelang panen.

Iptu Alferdo memastikan pendampingan terhadap petani akan terus dilakukan secara intensif. 

"Dengan sinergi yang harmonis antara aparat dan masyarakat, optimisme untuk mewujudkan Singingi Hilir sebagai lumbung jagung yang mandiri dan sejahtera kini semakin nyata di depan mata," kata Alferdo.

Terkini

Terpopuler