PEKANBARU (RA) - Antrean panjang kendaraan terlihat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Pekanbaru, Riau, dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi ini dipicu meningkatnya konsumsi BBM menjelang libur panjang.
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, mengimbau masyarakat untuk tidak panik menyikapi situasi tersebut. Ia memastikan stok BBM di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya masih dalam kondisi aman.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu panik. Stok BBM kita masih aman, hanya saja terjadi peningkatan konsumsi karena momen libur panjang," ujar Azwendi.
Menurutnya, antrean yang terjadi di sejumlah SPBU bukan disebabkan kelangkaan, melainkan lonjakan permintaan dalam waktu bersamaan.
"Ini lebih kepada peningkatan mobilitas masyarakat. Jadi jangan sampai terjadi panic buying, karena itu justru bisa memperparah kondisi di lapangan," jelasnya.
Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) juga memastikan tidak ada pengurangan kuota BBM untuk wilayah Riau.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyebut peningkatan antrean terjadi seiring tingginya aktivitas masyarakat jelang libur panjang 1-3 Mei 2026.
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina telah meningkatkan penyaluran BBM jenis Solar dan Pertalite hingga 20 persen dari rata-rata normal.
Azwendi pun mengingatkan masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan, sehingga distribusi dapat berjalan merata.
"Kita harapkan masyarakat bijak dalam membeli BBM. Kalau semua tertib, distribusi akan tetap lancar dan kebutuhan bisa terpenuhi," tutupnya.