SIAK (RA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak bersama aparat penegak hukum mendeklarasikan perang terhadap peredaran narkoba.
Komitmen tersebut ditandai dengan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba yang digelar melalui apel kesiapan di Lapangan Tugu Siak, Kamis (30/4/2026).
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Siak Syamsurizal dan dihadiri unsur Forkopimda, Ketua LAM Siak, Bea Cukai, Sekretaris Daerah Siak, BNN, Kepala Rumah Tahanan Siak, serta jajaran TNI-Polri.
Dalam kegiatan itu juga dideklarasikan program Siak Tangguh Bersih dari Narkoba sebagai bentuk tekad bersama seluruh elemen daerah untuk memerangi peredaran gelap narkotika.
Pembentukan Satgas Anti Narkoba ditandai dengan pemasangan rompi secara simbolis kepada 10 perwakilan anggota yang terdiri dari personel Polres Siak dan TNI.
Langkah ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi menjadi upaya nyata dalam memperkuat pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayah tersebut.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar menegaskan bahwa seluruh unsur di Kabupaten Siak memiliki visi yang sama dalam memerangi narkoba.
"Kita semua satu visi mulai dari pemerintah daerah, unsur forkopimda, hingga lembaga terkait. Tidak ada toleransi lagi untuk narkoba di Kabupaten Siak," ujarnya.
Ia menjelaskan, selain penindakan tegas, pihaknya juga mengedepankan langkah pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
"Selain menyampaikan bahaya narkoba, kita juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menolak peredaran narkotika. Untuk kasus yang terjadi saat ini, kami akan menindak secara tegas," tegasnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar aktif berperan dengan melaporkan jika mengetahui adanya peredaran narkoba, baik kepada Satgas Anti Narkoba maupun melalui layanan darurat 110.
Sementara itu, Wakil Bupati Siak Syamsurizal dalam amanatnya menyebut pembentukan satgas ini merupakan langkah strategis untuk menyatukan seluruh elemen dalam menghadapi ancaman narkotika yang semakin kompleks.
"Pembentukan satgas ini bukan sekadar simbol, tetapi menjadi alat kerja bersama yang terintegrasi. Kita ingin memperkuat seluruh aparat agar mampu melakukan pencegahan secara maksimal," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya integritas seluruh anggota dalam menjalankan tugas. Menurutnya, keberhasilan pemberantasan narkoba sangat bergantung pada komitmen dan sinergi lintas sektor.
"Saya berharap seluruh jajaran satgas dapat bekerja dengan penuh integritas. Ini langkah nyata untuk melindungi masyarakat Siak dari ancaman peredaran gelap narkotika," tegasnya.