Varian Covid-19 “Cicada” Terdeteksi di Banyak Negara, Ini Gejala dan Faktanya

Senin, 30 Maret 2026 | 06:30:55 WIB
Ilustrasi.

RIAUAKTUAL (RA) - Varian baru Covid-19 bernama “Cicada” mulai menjadi perhatian setelah terdeteksi di lebih dari 20 negara dan memiliki jumlah mutasi yang tinggi.

Mengutip USA Today, varian dengan kode BA.3.2 ini kini sedang dipantau oleh otoritas kesehatan dunia karena potensi penyebarannya.

Varian BA.3.2 dilaporkan telah ditemukan di sekitar 22 negara, termasuk Amerika Serikat, Jepang, Inggris, dan sejumlah negara di Eropa.

Di Amerika Serikat, varian ini bahkan telah terdeteksi di banyak wilayah, termasuk melalui pemantauan sampel limbah yang digunakan untuk melacak penyebaran virus.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyebut varian ini sebagai salah satu yang perlu diawasi karena menunjukkan peningkatan kasus dalam pemantauan rutin.

“Pemantauan penyebaran BA.3.2 memberikan informasi penting terkait kemampuannya menghindari kekebalan dari infeksi sebelumnya atau vaksinasi,” tulis CDC dalam laporannya.

Meski belum menjadi varian dominan, kemunculannya di berbagai negara menunjukkan bahwa virus masih terus berkembang.

Meski memiliki banyak mutasi, gejala varian Cicada dilaporkan tidak jauh berbeda dari Covid-19 sebelumnya. Gejala yang umum meliputi:

- Demam 
- ?Batuk 
- ?Kelelahan 
- ?Sakit kepala 
- ?Nyeri otot 
- ?Pilek 
- ?Hilangnya indera penciuman atau perasa

Selain itu, sakit tenggorokan parah juga dilaporkan sebagai salah satu gejala yang cukup sering muncul.

“Saya belum melihat data yang menunjukkan varian ini lebih parah dibandingkan varian yang beredar saat ini,” kata Hopkins.

Hal ini menunjukkan bahwa meski berbeda secara genetik, dampaknya terhadap gejala belum menunjukkan perubahan signifikan.

Para ahli menyebut banyaknya mutasi pada varian ini bisa memengaruhi kemampuan vaksin dalam mencegah infeksi.

Namun, vaksin yang tersedia saat ini masih dinilai mampu melindungi dari gejala berat dan risiko kematian. Hopkins mengatakan masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami dampak varian ini secara keseluruhan. Ia juga menyebut kemungkinan varian ini menjadi dominan tetap ada, meski belum dapat dipastikan.

Terkini

Terpopuler