Dikira Melanggar, Ternyata Darurat, Polisi Kawal Sopir Sakit ke RS

Dan
Jumat, 27 Februari 2026 | 20:45:00 WIB
PJR Ditlantas Polda Riau evakuasi sopir sakit di ruas Tol Pekanbaru-Dumai.

PEKANBARU (RA) - Patroli rutin personel PJR Ditlantas Polda Riau di ruas Tol Pekanbaru-Dumai (Permai), Selasa (24/2/2025) dini hari, berubah menjadi aksi kemanusiaan.

Sekitar pukul 00.45 WIB, Ipda Indra Gunawan bersama personel lainnya mendapati satu unit mobil pikap melaju melebihi batas kecepatan dan tidak memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Kendaraan tersebut kemudian dibuntuti dan diminta menepi menggunakan pengeras suara mobil patroli.

Namun saat dilakukan pemeriksaan, petugas justru menemukan pengemudi dalam kondisi lemah dan menahan sakit hebat.

"Sopir bernama Junaidi Silalahi itu mengaku sudah menempuh perjalanan sekitar 13 jam dalam kondisi kesakitan untuk menuju RS Eria Bunda Pekanbaru guna menjalani operasi batu ginjal," kata Indra, Jumat (27/2/2026).

Melihat kondisi darurat tersebut, petugas tidak melanjutkan penindakan. Junaidi langsung dievakuasi dari mobil pikap ke kendaraan patroli untuk mendapatkan pengawalan menuju rumah sakit.

Dengan sirene menyala, mobil patroli membelah jalan tol yang lengang menuju Pekanbaru. Setibanya di rumah sakit, polisi memastikan Junaidi segera mendapatkan penanganan medis.

"Petugas juga membantu proses administrasi hingga yang bersangkutan masuk ke ruang perawatan," ungkap Indra.

Salah seorang personel, Aipda Ismet, mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara saat mengalami sakit berat karena berisiko membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.

Sementara itu, Junaidi mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan petugas.

“Terima kasih kepada Petugas Kepolisian yang sudah membantu mengantar saya sampai rumah sakit untuk operasi,” tuturnya. 

Tags

Terkini

Terpopuler