PEKANBARU (RA) - Upaya pencegahan balap liar di malam Ramadan dilakukan dengan cara berbeda oleh Polda Riau.
Mengalihkan potensi aksi ugal-ugalan di jalan raya, Direktorat Lalu Lintas menggelar Adu Cepat Lari 100 Meter di Jalan Thamrin, Kota Pekanbaru, Sabtu (21/2/2026) malam.
Kegiatan tersebut diikuti 67 peserta yang terdiri dari 60 laki-laki dan 7 perempuan. Antusiasme generasi muda terlihat tinggi, sementara pelaksanaan berlangsung aman dan tertib.
Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, yang hadir langsung dalam kegiatan itu menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari pendekatan preventif kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas selama Ramadan.
"Kegiatan ini menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan energi secara sportif. Kami ingin memastikan malam Ramadan tetap aman, tertib, dan kondusif," ujarnya.
Menurutnya, pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penindakan semata. Dengan menyediakan ruang kompetisi yang sehat, potensi balap liar di jalan umum dapat ditekan.
Sementara itu, Wadirlantas Polda Riau AKBP Budi Setiyono mengatakan kegiatan ini sengaja dirancang sebagai alternatif kegiatan positif bagi anak muda.
"Kami ingin mengantisipasi balap liar yang biasanya meningkat saat Ramadan. Dengan adanya lomba ini, mereka punya ruang resmi untuk berkompetisi tanpa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain," jelasnya.
Selain perlombaan, kegiatan juga diisi dengan edukasi keselamatan berlalu lintas, sosialisasi kamtibmas, serta kampanye green policing.
Para pemenang menerima hadiah dan bibit pohon sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan.
"Dengan pendekatan preventif dan partisipatif ini, Polda Riau berharap potensi gangguan keamanan, khususnya balap liar, dapat diminimalisir selama bulan suci Ramadan," jelasnya.