Komitmen Dongkrak Potensi Pariwisata Riau, Ini Profil Kadispar Riau

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:08:00 WIB
Kepala Dinas Pariwisata Riau Tekad Perbatas Setia Dewa (kiri kedua)

PEKANBARU (RA) - Tekad Perbatas Setia Dewa telah dilantik sebagai Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Riau oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto, Senin (26/1/2026) lalu.

Lahir di Kabupaten Bengkalis, Tekad memulai karir pertamanya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 2000 di Dinas Kabupaten Siak.

Dirinya menempuh pendidikan jenjang sekolah menengah di SMA Negeri 1 Pekanbaru. Kemudian melanjutkan strata-1 pada Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Riau.

Setelahnya menamatkan gelar Magister pada Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Prodi ini merupakan prodi pertama di Indonesia yang diakreditasi oleh JABEE pada 2016.

Selama menjadi ASN, Tekad Perbatas beberapa kali mengikuti Diklat Kepemimpinan (Diklatpim). Diantaranya Diklatpim IV di Kabupaten Siak pada 2003, Diklatpim III di Kabupaten Siak pasa 2009 dan terakhir Diklatpim II di LAN RI Jakarta pada 2024.

Melirik perjalanan karir Tekad Perbatas pada 15 tahun terakhir. Dirinya pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kabupaten Siak pada 2010-2011 dan Kepala Bidang Pengawasan Dinas Perhubungan Kabupaten Siak pada 2011-2012.

Kemudian, sebagai Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Kabupaten Siak pada 2012-2017, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Siak pada 2017-2020 dan menjadi Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan pada 2020-2022.

Sebelum dilantik sebagai Kepala Dinas Pariwisata Riau, Tekad Perbatas menghabiskan waktu sebagai Kepala Dinas Pariwisata Siak pada 2022-2025. Kemudian, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Siak pada 2025.

Tekad Perbatas mengakui Riau memiliki potensi pariwisata yang sangat besar dan beragam. Mencakup wisata alam, budaya, sejarah, religi, hingga Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE).

"Riau memiliki beberapa potensi desa wisata yang dapat dikembangkan. Terkhususnya pada wisata MICE dan Perkotaan, Pekanbaru memiliki fasilitas hotel dan convention hall yang memadai untuk pertemuan bisnis serta pusat kuliner. Begitu juga dengan kuliner rasa khas melayu nya," kata Tekad Perbatas.

Dirinya mengatakan posisi strategis yang berbatasan langsung dengan beberapa negara asing menjadi semangat tersendiri bagi dirinya untuk mendongkrak destinasi unggulan Riau.

"Destinasi unggulan utama seperti Istana Siak, ombak Bono, Pulau Rupat, Candi Muara Takus, dan wisata alam di Kabupaten Kampar. Selanjutnya ada 5 agenda pariwisata yang masuk Kharisma Even Nusantara 2026. Hal ini tentu menjadi semangat bagi kita untuk mendongkrak pariwisata Riau," ungkapnya.

Ditambah lagi, Provinsi Riau didukung dengan berbagai aksesibilitas. Mulai dari Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, tol, dan pelabuhan yang mempermudah kunjungan domestik maupun mancanegara.

Tekad Perbatas menyebutkan dirinya berkomitmen dalam pengembangan pariwisata Riau kedepannya. Diantaranya dengan pemberdayaan sumber daya Pariwisata melalui Riau Creativ Hub (RCH), melakukan promosi digital dan menggandeng kerjasama agen travel pariwisata.

"Kita tentu juga akan bersinergi dengan OPD lain guna meningkatkan infrastruktur jalan menunu destinasi wisata serta meningkatkan kualitas pelayanan," pungkasnya.
 

Tags

Terkini

Terpopuler