PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, melalui dinas terkait masih berupaya menertibkan gelandangan dan pengemis atau gepeng yang ada di persimpangan jalan.
Dinas Sosial, dan Satpol PP Kota Pekanbaru rutin melakukan razia untuk menjaring gepeng yang masih kerap beraksi di persimpangan jalan kota.
Gepeng bukan hanya terlihat meminta belas kasihan kepada para pengguna jalan.
Ada juga yang memang sengaja menggelandang. Mereka memanfaatkan fasilitas umum seperti halte bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) untuk beristirahat.
Kondisi ini jelas mengkhawatirkan karena penertiban yang terus terjadi tidak memberi efek jera. Mereka tetap nekat kembali ke jalan untuk meminta belas kasihan kepada pengendara.
Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho mengimbau kepada warga agar tidak memberi uang kepada gepeng di tepi jalan. Warga bisa menyalurkan sumbangan ke lembaga resmi yang menghimpun sedekah.
Imbauan ini guna mencegah menjamurnya gepeng di kota ini. Keberadaan gepeng yang meminta belas kasihan kepada para pengguna jalan sudah mulai meresahkan.
"Kami menghimbau kepada warga Kota Pekanbaru agar tidak memberikan bantuan atau sedekah di jalan umum," kata Wako Agung, Minggu (25/1/2026).
Agung menyarankan warga untuk menyalurkannya ke lembaga resmi yang menghimpun sumbangan. Mereka bisa menyalurkan sumbangan ke lembaga seperti Baznas atau ke panti asuhan di sekitarnya.
"Sehingga tidak memanjakan para gepeng, sebab mereka sudah menganggu ketertiban lalu lintas," terang Wako.