Wako Agung Dukung Pergantian Tugu Zapin, Ikon Baru Riau Lebih Melayu dan Modern

Jumat, 23 Januari 2026 | 14:55:51 WIB
Tugu Zapin di bundaran Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

PEKANBARU (RA) - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyatakan dukungan terhadap rencana pergantian Tugu Zapin yang berada di bundaran Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan Kantor Gubernur Riau.

Agung menegaskan, Tugu Zapin merupakan aset dan kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Karena itu, Pemerintah Kota Pekanbaru berada pada posisi mendukung penuh kebijakan yang diambil Pemprov.

Menurut Agung, dukungan tersebut penting sebagai bentuk sinergi antarpemerintah dalam menata wajah ibu kota provinsi agar semakin representatif. 

Terlebih, kondisi Tugu Zapin saat ini dinilai sudah tidak optimal lagi sebagai ikon daerah.

"Tugu Zapin sudah cukup lama berdiri. Strukturnya mulai rapuh dan sejumlah bagian besinya juga hilang," ujar Agung, Jum'at (23/1/2026).

Ia menilai, pergantian tugu dengan ikon baru lebih tepat, baik dari sisi efektivitas anggaran maupun untuk menghadirkan simbol yang lebih kuat secara visual dan filosofis. 

Ikon baru diharapkan mampu lebih menonjolkan identitas Melayu Riau, namun tetap tampil modern dan relevan dengan perkembangan zaman.

Agung juga berharap, jika rencana tersebut direalisasikan dengan baik, pembangunan ikon baru dapat menjadi legasi positif bagi kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau sekaligus simbol pembaruan wajah Provinsi Riau.

"Harapannya, pada 2026 nanti Riau sudah memiliki ikon baru yang membanggakan, menjadi penanda kemajuan, serta memperkuat citra Pekanbaru sebagai ibu kota provinsi," katanya.

Sebelumnya, Pemprov Riau berencana memindahkan Tugu Zapin ke lokasi lain dan menggantinya dengan monumen baru. Hal itu disampaikan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto.

SF Hariyanto mengatakan, rencana pemindahan atau penggantian Tugu Zapin merupakan masukan dari sejumlah tokoh masyarakat.

"Banyak masukan dari tokoh-tokoh. Karena dalam ajaran Islam, patung orang dinilai kurang pas dan kurang tepat. Jadi diminta dipindahkan atau diganti dengan monumen lain," kata SF Hariyanto.

Meski demikian, rencana tersebut masih dalam tahap pengkajian dan akan melalui proses panjang sebelum diputuskan.

Selain itu, SF Hariyanto juga menyoroti pencurian tembaga pada Tugu Zapin yang dilakukan pihak tidak bertanggung jawab. Ia mengaku miris, mengingat lokasi tugu berada di kawasan perkantoran strategis.

"Sedih kita. Tugunya di depan Kantor Gubernur Riau, Kejaksaan Tinggi Riau, dan Polda Riau, tapi masih berani digerogoti. Tak ada rasa takutnya," pungkasnya.

Tags

Terkini

Terpopuler