Polisi Klarifikasi Kematian Firman, Diduga Bukan Akibat Begal

Rabu, 21 Januari 2026 | 11:38:00 WIB
https://www.youtube.com/watch?v=7NtMXuBrg1g

PEKANBARU (RA) - Polisi menyebut kematian Firman yang ditemukan meninggal dunia di Jalan Letjen S Parman, Kota Pekanbaru, diduga bukan akibat aksi begal. 

Hasil penyelidikan sementara mengarah pada peristiwa kecelakaan lalu lintas.

Kapolsek Limapuluh AKP Asian Sihombing mengatakan, peristiwa yang terjadi pada Minggu (11/1/2026) dini hari itu awalnya dilaporkan sebagai kecelakaan yang melibatkan tiga orang korban.

"Laporan awal yang kami terima adalah kecelakaan lalu lintas. Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan," kata Asian dalam video klarifikasi yang diunggah akun resmi @satrekrim_polrestapku, Selasa (20/1/2026) malam.

Dari hasil pendalaman, polisi mengungkapkan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, Firman bersama beberapa rekannya diduga sempat mendatangi sebuah kedai di Jalan Hangtuah dan terjadi pengrusakan.

"Berdasarkan keterangan saksi dan bukti digital, korban bersama teman-temannya diduga melakukan pengrusakan terhadap beberapa sepeda motor di lokasi tersebut," jelasnya.

Akibat kejadian itu, warga sekitar diduga melakukan pengejaran. Saat melarikan diri menggunakan sepeda motor dengan kecepatan tinggi, korban mengalami kecelakaan di Jalan Letjen S Parman.

Menanggapi isu yang beredar di masyarakat terkait dugaan pembegalan atau pengeroyokan, AKP Asian menyebut hingga saat ini belum ditemukan adanya indikasi kekerasan dari pihak lain.

"Dari keterangan saksi dan hasil penelusuran CCTV, belum terlihat adanya tanda-tanda pengeroyokan maupun penganiayaan," ujarnya.

Meski demikian, kepolisian menegaskan penyelidikan masih terus berlanjut untuk memastikan secara menyeluruh penyebab luka dan kematian korban.

“Proses penyelidikan masih berjalan dan akan kami sampaikan perkembangannya,” pungkas Asian.

Tags

Terkini

Terpopuler