Naikan BBM, Pemerintah Bikin Rakyat Makin Sengsara

Naikan BBM, Pemerintah Bikin Rakyat Makin Sengsara
Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr H Achmad

Riauaktual.com - Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr H Achmad, mengaku tak habis pikir dengan keputusan pemerintah yang menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi secara mendadak.

Dikatakan wakil rakyat Dapil Riau 1 ini, keputusan pemerintah tersebut akan memicu angka inflasi yang tinggi, ditambah lagi pengumuman kenaikan disampaikan saat masyarakat tengah bekerja.

"Biasanya kan tengah malam diumumkan, ini orang sedang bekerja, saat tahu BBM naik, banyak yang panik, muncul kekalutan di publik," ujar politisi Partai Demokrat ini, Sabtu (3/9/2022).

Achmad juga mengingatkan bahwa dalam UUD 1945, pemerintah wajib melindungi seluruh rakyatnya, termasuk melindungi dari ancaman ekonomi. Itulah yang diwujudkan dalam kebijakan subsidi.

"Setiap warga negara berhak menerima subsidi, pemerintah kan sudah mengutip pajak dari rakyat, itu harus dikembalikan dalam bentuk subsidi," tambahnya.

Menteri Keuangan, lanjut Achmad, juga tidak memberikan penjelasan yang bisa menenangkan rakyat. Akibatnya, kepanikan saat ini sedang terjadi di masayarakat. Dia khawatir kepanikan ini akan berdampak buruk, terutama dalam sektor ekonomi.

"Makanya, saya minta pemerintah jujur lah, kalau memang kondisi sulit, ya pembangunan tak prioritas seperti pemindahan ibukota ditunda dulu," tuturnya.

Jika pemerintah terus membuat keputusan yang menyengsarakan rakyat, menurut Achmad, akan membuat pemerintah mengalami kerugian, karena masyarakat tidak memiliki kepercayaan lagi kepada pemerintah.

"Masalah kita sudah banyak, pemerintah jangan berternak masalah lagi. Kalau masalah BBM, itu bukan melahirkan anak masalah, tapi sudah cucu atau cicit masalah. Pemerintah harus pro dengan rakyat, carikan solusi rakyat, bukan menambah masalah," tutupnya.

Berita Lainnya

index