Jadikan PON Pemersatu Bangsa

Jadikan PON Pemersatu Bangsa
Logo PON Riau (int)

JAKARTA (RA) - Ketua Umum PB PON XVIII Riau HM Rusli Zainal mengharapkan PON Riau dapat menjadi pemersatu bangsa melalui olahraga. Harapan ini disampikannya dalam acara talk show di salah satu televisi swasta,
Rabu (30/5).

Dikatakannya, olahraga tidak membedakan entnis maupun suku bangsa untuk itu sangat tepat kiranya PON Riau menjadi ajang pemersatu bangsa melalui olehraga.

PON bukan hanya untuk prestasi tetapi juga spirit pemersatu bangsa karena olahraga tidak mengenal etnis, mari ukir prestasi di PON Riau.

"PON yang hanya tinggal 100 hari sebelum dibuka langsung oleh Presiden SBY tanggal 9 September 2012, saat ini Provinsi Riau berada disaat puncak pembangun venues sarana dan prasarana pokok maupun infrastruktur penunjang untuk memastikan pada hari H nanti semua dapat difungsikan sesuai harapan," ujar Gubri

Dijelaskan Gubri persiapan Riau sebagai tuan rumah PON tidak saja dilakukan di ibu kota Pekanbaru tetapi juga di Kabupaten Kota karena seperti diketahui venues cabor PON XVIII tersebar hampir diseluruh Kabupaten Kota.

"78 persen pertandingan berada di ibu kota Provinsi dan semua sarana dan prasarana telah disiapkan tetapi juga di Kabupaten Kota," jelas Gubri

Seperti diketahui, pelaksanaan PON tersebar di 10 Kabupaten Kota selain Rokan Hilir dan Meranti. Karena itu, Gubri juga mengaharapkan pelaksaan PON ini juga mendongkrak ekonomi Riau. Kita menginginkan PON dapat menjadi entry poin pembangunan di Provinsi Riau hingga daerah," jelas Gubri lagi.

Menyangkut fasilitas yang belum dibangun salah satunya venues bowling, dikatakan Gubri di bawah tim pengawas dan pengarah (wasrah) Riau mencoba menerapkan skala prioritas. Seperti menggesa pembangunan main
stadium yang sudah mencapai 98 persen. Diakui Gubri secara fisik stadium yang terbaik di Indonesia ini telah selesai.

"Kami akan mencoba menggesa pembangunan venues yang sedikit tersendat, karena memang ada anggaran yang dipersiapkan, sedang dibahas didewan seperti venues menembak, kami usulkan di APBD perubahan dan ini sedikit merisaukan," jelas Gubri. (RA2)

Berita Lainnya

View All