Berulang Kali Terjadi, Aksi Pencurian di Masjid Al Hijrah Pekanbaru Bikin Resah Warga

Berulang Kali Terjadi, Aksi Pencurian di Masjid Al Hijrah Pekanbaru Bikin Resah Warga
Monitor Rekaman CCTV Masjid Al Hijrah Istimewa

Riauaktual.com - Aksi pencurian di lingkungan Masjid Al Hijrah Trans Jasa Industri Kota Pekanbaru, Riau sudah membuat resah warga. Pelaku menyasar sepeda motor dan barang berharga para jamaah. 

Bahkan dalam aksinya pelaku memiliki modus dengan berpura-pura shalat bersama jamaah lainnya. Pelaku memanfaatkan kelengahan korbannya. 

Informasi dihimpun tim Riauaktual.com pencurian di masjid Al Hijrah bukan kali ini saja. Aksi serupa juga terjadi pekan lalu dan pelaku berhasil menggasak motor milik pengurus masjid.

Dalam rekaman CCTV yang diterima dari pengurus masjid, pelaku datang pagi tadi sekitar pukul 08.28 WIB. Terlihat pelaku tiba-tiba masuk ke toilet setiba di masjid.

Tidak lama kemudian, pelaku keluar dari toilet dan berpura-pura salat. Setelah 2 rokaat salat secara kilat, pelaku keluar lewat pintu sisi kiri dan masuk ke kamar pengurus masjid.

Terlihat pelaku yang jalan dengan kondisi pincang mondar-mandir dan memantau lokasi. Ia bahkan bepura-pura memanggil pengurus masjid yang kebetulan tertidur di kamar.

"Dia pura-pura manggil, dilihat tidak ada orang langsung masuk. Agak lama juga masuk ke kamar," kata pengurus masjid, Irwan Lubis di lokasi, Kamis (11/8/2022).

Tanpa sadar, 2 unit handphone milik Iwan digasak. Pelaku pun keluar dengan posisi tangan menenteng Hp dan dimasukkan dalam saki kanan.

"Dari CCTV terlihat jelas dia ambil Hp ku, masuk saku kanan. Tetapi setelah ambil Hp itu masih lama dia di toilet," katanya.

Iwan mengaku aksi pencurian bukan hari ini saja terjadi. Pekan lalu, sepeda motor milik pengurus masjid juga hilang, Minggu (31/7/2022).

"Sebelumnya ada motor pengurus masjid juga hilang waktu lagi salat subuh. Sudah beberapa kali hilang motor di sini," imbuh Iwan.

Sementara itu Ketua RT setempat, Daman Huri mengatakan sejak kurun waktu dua tahun ada dua unit motor warga hilang. Tiga di antaranya terjadi di masjid.

"Tahun ini ada enam motor hilang dalam kurun waktu 2 tahun. Kalau tahun ini saja sudah ada tiga, ada juga (sama maling Hp). Tapi belum ada terungkap satupun," kata Ketua RT 01 tersebut.

Daman Huri mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tampan Kota Pekanbaru. Namun laporan dibuat karena ada permintaan dari leasing motor untuk syarat pengurusan asuransi.

"Lapor itu kemarin (karena untuk asuransi saja). Larena lesing minta bukti laporan polisi, jadi ibu yang lapor. Bukti laporannya ada," katanya.

Berita Lainnya

index