Diduga Diperas Oknum Supir Bandara, Cerita Penumpang Ini Viral di Sosmed

Diduga Diperas Oknum Supir Bandara, Cerita Penumpang Ini Viral di Sosmed

Riauaktual.com - Ulah oknum supir taksi konvensional di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, dinilai meresahkan. Pasalnya, mereka diduga melakukan pemerasan terhadap penumpang yang baru mendarat di Kota Bertuah. 

Dugaan pemerasan itu, dialami oleh Bram Adtiya. Ia yang tak terima memposting pengalaman yang baru dialaminya di akun sosial media Instagram. Dalam postingan di akun pribadinya @bramadity, terdapat video berdurasi lebih dari tujuh menit dan terbagi menjadi delapan slide. 

Unggah tersebut tengah viral dan disukai lebih dari seribuan orang dan terdapat ratusan komentar yang menanggapi video itu. Bram menjelaskan, dirinya terpaksa memposting video tersebut lantaran tidak ada korban lainnya yang mengalami hal serupa. 

“Sebenarnya males posting begini di sosialmed. Tapi supaya ga terjadi lagi sama orang lain. Apalagi pelancong yang mendarat di pekanbaru,” tulisnya.

Bram tak bisa membayangkan, jika peristiwa yang dialaminya terjadi kepada perempuan atau turis mancanegara yang datang ke Kota Bertuah. “Karena Oknum2 bandara ini tetap melakukan pemerasan kepada orang2 tiap hari dan kejadian sama saya hari ini tanggal 4 agustus 2022 jam 15.30,” Bram menjelaskan. 

‘’Jadi saya baru mendarat Di Pekanbaru Dari Aceh untuk tujuan shooting dengan salah satu dinas di kota Pekanbaru. Seperti biasa client saga melalui travel agent di Jakarta melakukan booking mobil + driver untuk shooting 3 hari ke depan (bukan driver online ya),’’ Bram menceritakan

“Ketika selesai masukin peralatan shooting di bagasi. Tiba2 ada bapak2 yang ikut masuk, sambil ngomong bahasa Pekanbaru yg saya kira teman dari si Supir. Karena di beberapa daerah seperti Tanjung selor, kalimantan utara & Kersik tuo, Jambi saya pernah pesen mobil yg datang tandem driver + temannya,’’ imbuhnya. 

Kemudian, Bram pun melihat supirnya dalam kondisi ketakutkan. Sehingga, dirinya memberanikan diri untuk bertanya kepada bapak yang masuk dalam mobil sewanya. Ternyata bapak itu, mempermasalahkan mobil yang disewanya mobil baru dan mereka diajak ke kantor. 

“saya pikir saya dibawa ke kantor angkasa pura atau kantor keamanan auri atau keamanan bandara. begitu sampe kantornya ternyata ini bukan kantor sembarangan kantor…. tapi tempat kumpul taxi bandara,” ceritanya.

“Dan setiba di tempat tongkrongan taksi2 ini mereka ramai makin ramai dan makin galak nakut2in driver saya,” tulis Bram. 

Antara Bram, supirnya dan oknum supir taksi terjadinya perdebatan panjang sekitar 2 jam lamanya. Oknum supir taksi itu, menyebutkan Bram sudah melanggar peraturan Bandara SSK II Pekanbaru. 

Merasa tak salah, Bram mempertanyakan aturan mana yang dilanggarnya. Anehnya, Bram disebut melanggar aturan dikarenakan menggunakan mobil baru. “Pasti nanya donk peraturan apa yg dilanggar? mobil baru. Rental tidak punya surat sewa fisik (softcopy ga berlaku buat orang2 ini harus fisik. Akhirnya mereka meminta sejumlah uang dan salah satu dari tim saya harus naek taksi mereka sampe luar bandara. Kemudian baru boleh pindah ke mobil sewaan lagi,’’ penutup tulisan Bram.

Bram Aditya dikonfirmasi ulang perihal postingan itu, belum bisa memberikan keterangan secara panjang lebar. Ia berasalan sedang bekerja. “Saya masih lagi shooting,” singkat Bram. 

Manager Operasional dan Pelayanan Bandara SSK II Pekanbaru, Fitra Maulana membenarkan adanya kejadian itu. Kata dia, pihaknya akan menindaklanjutinya. “Kita tindaklanjuti (kejadian itu),” kata Fitra.

Berita Lainnya

View All