Antrean Kendaraan di Sejumlah SPBU, DPRD Riau Minta Lakukan Pengawasan

Antrean Kendaraan di Sejumlah SPBU, DPRD Riau Minta Lakukan Pengawasan
Sekretaris Komisi IV DPRD Riau, Sugeng Pranoto. (Sri Wahyuni/Riauaktual)

Riauaktual.com - Beberapa hari terakhir ini sering terlihat antrean kendaraan di sejumlah SPBU yang ada di Kota Pekanbaru. Antrean berbagai jenis kendaraan tersebut untuk menunggu jatah pengisian Biosolar. 

Menanggapi hal ini, Sekretaris Komisi IV DPRD Riau, Sugeng Pranoto mengatakan pihaknya mendapat informasi bahwa hal ini disebabkan oleh pengurangan kuota. 

"Iya, karena kuotanya dikurangi sebanyak 50 persen, jadi pembagian ke beberapa SPBU terbatas, makanya terjadi antrean kendaraan," ujar Sugeng, Kamis (4/8). 

Sugeng menduga dengan adanya kelangkaan biosolar ini menjadi upaya Pertamina dalam menghilangkan BBM bersubsidi agar masyarakat beralih ke BBM nonsubsidi. 

"Karena kan kita lihat banyak penyalahgunaan BBM bersubisi, seperti truk-truk industri ikut mengantri biosolar, mungkin ini langkah untuk membuat masyarakat beralih ke Pertamina dex ataupun dexlite," ucapnya. 

Kelangkaan yang terjadi, pandangan Sugeng merupakan lengahnya pengawasan terhadap kendaraan yang mengisi bahan bakar subsidi. "Kalau peruntukannya tepat sasaran pasti tidak akan langka, ini kan bahan bakar subsidi malah digunakan oleh truk pabrik kelapa sawit," ungkap Sugeng. 

Anggota DPRD Riau dapil Inhu-Kuansing ini meminta Pertamina berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk memantau pendistribusian BBM subsidi agar tidak terjadi kelangkaan ataupun penumpukan antrean kendaraan. 

"Kita meminta Pertamina berkerja sama dengan aparat kepolisian untuk memantau distribusi bahan bakar ini, jangan sampai kendaraan yang tidak berhak menerima, malah ikut menerima ini," katanya. 

"Harus ditindak tegas ni," tegasnya.

Berita Lainnya

View All