Pelaku Pukul Kepala Dini Nurdiani 5 Kali Pakai Kunci Inggris, Lalu Tusuk Berulangkali hingga Tewas

Pelaku Pukul Kepala Dini Nurdiani 5 Kali Pakai Kunci Inggris, Lalu Tusuk Berulangkali hingga Tewas
Pelaku pembunuhan berinisial NU yang membunuh Dini Nurdiani (ist)

Riauaktual.com - Pelaku pembunuhan Dini Nurdiani (26) benar-benar sadis. Pelaku NU memukul kepala korban 5 kali pakai kunci inggris dan menikamnya berulangkali pakai pisau.

Pembunuhan Dini Nurdiani direncanakan oleh pelaku berinisial NU, ibu muda yang masih berusia 24 tahun ini.

NU menyusun perencanaan pembunuhan itu dengan matang. NU dendam kesumat karena Dini berselingkuh dengan suaminya.

Dini Nurdiani dibunuh oleh NU pada 26 April 2022 di Jatisampurna, Bekasi. Mayatnya baru ditemukan pada 29 April 2022 dan NU baru ditangkap pada Jumat (13/5).

Ternyata, dalam perencanaannya, NU sudah mempersiapkan peralatan untuk menghabisi nyawa Dini. Peralatan itu berupa pisau, kunci inggris, dan gunting.

NU berhasil membunuh korban Dini di tanah kosong di perumahan di Jatisampurna, Kota Bekasi.

“Tersangka memukul kepala korban sebanyak 5 kali. Setelah jatuh, dilakukan penusukan menggunakan pisau rumput. Karena dilihat masih bernapas, tersangka mengulangi lagi dengan menusuk di bagian tangan dan perut dengan pisau dapur,” jelas Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Dimasetyo, Sabtu (14/5).

Setelah menghabisi nyawa korban, NU sempat mengganti bajunya karena berlumuran darah. Dia juga membuang peralatan yang telah dipakai untuk membunuh korban di dekat TKP.

“Saat dia sudah menghabisi korban, dia juga sudah menyiapkan baju untuk diganti. Jadi tersangka ini sudah menyiapkan baju karena dia berlumur darah,” katanya sebagaimana dikutip dari Pojoksatu.id.

“Jadi dia pakai baju yang sudah dipersiapkan dari rumah. Setelah itu alat-alat yang dipakai untuk melakukan kejahatannya dibuang di dekat TKP,” tutur Ardhie.

Atas kejadian itu, pihak kepolisian melakukan penyelidikan. Sampai akhirnya, polisi menetapkan NU sebagai tersangka. NU dijerat dengan Pasal 340 KUHP juncto Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun.

Berita Lainnya

View All