Syafaruddin Poti Soroti Rencana Pembangunan Tower Pemprov Riau

Syafaruddin Poti Soroti Rencana Pembangunan Tower Pemprov Riau
Wakil Ketua DPRD Riau, Syafaruddin Poti. Dok.Way/Riauaktual.com

Riauaktual.com - Wakil Ketua DPRD Riau, Syafaruddin Poti menyoroti rencana Pemerintah Provinsi membangun dua menara perkantoran terpadu di Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru. 

Sejauh ini belum ada Perda terkait proyek multiyears dan MoU antara Pemerintah Provinsi Riau dengan dewan tentang pembangunan gedung tersebut.

"Saat penetapan APBD hasil evaluasi Mendagri. Ada rencana yang akan dibuat Pemerintah provinsi mengenai rencana pembangunan tower itu, saat itu saya bertanya kepada BPKAD, Sekda dan Pimpinan apakah ini akan dimasukkan dalam rencana apbd murni dan apa dasar hukumnya," ujarnya. 

Menurutnya rencana pembangunan tersebut merupakan hal yang diperbolehkan demi perkembangan dan kemajuan daerah, namun perlu inventarisasi asas kebermanfaatan aset yang akan dibangun. 

"Apakah dengan adanya gedung itu akan berdampak kepada pelayanan publik yang prima, apakah aset yang sudah ada termanfaatkan dengan baik, ini perlu pendataan. Kalau ada aset yang tidak produktif harus diproduktifkan kembali," kata Syafaruddin Poti, Kamis (27/1/2022). 

Selain itu, politisi PDIP ini juga mempertanyakan apakah gedung tersebut nantinya bisa dinikmati masyarakat lebih luas atau hanya masyarakat Pekanbaru. 

Dan yang tak kalah penting, Pemprov juga harus mempertimbangkan skala prioritas dalam menggunakan anggaran. Sebab, saat ini, kata dia masih banyak sarana dan prasarana yang perlu mendapat perhatian. 

"Infrastruktur jembatan dan jalan provinsi banyak rusak parah. Lalu sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan juga perlu diperhatikan. Semakin hari populasi penduduk kita semakin tinggi, tentu kita harus mempersiapkan cadangan pelayanan kesehatan," ucap Poti.

Tak ketinggalan mengenai sarana transportasi, Poti juga mengatakan jika sarana dan prasaran sudah teratasi dan diberikan secara baik, barulah didukung dengan sarana pelayanan masyarakat. Sehingga tidak mengenyampingkan misi yang lebih besar. 

"Maka kita menilai ini sebagai sebuah objektif, demi kepentingan masyarakat," pungkasnya. 

Diketahui dua bangunan yang rencananya akan mulai dibangun tahun ini yakni gedung pertama 7 lantai, dan lainnya setinggi 12 lantai. Di antara dua bangunan tersebut akan dibangun jembatan penghubung dengan konsep skybridge atau jembatan layang.

Berita Lainnya

View All