DPRD Pekanbaru: Pengecekan dan Pemeriksaan Kesehatan Penting Dilakukan Mencegah KIPI

DPRD Pekanbaru: Pengecekan dan Pemeriksaan Kesehatan Penting Dilakukan Mencegah KIPI
Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Irman Sasrianto

Riauaktual.com - Anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Irman Sasrianto meminta petugas tenaga kesehatan (nakes) yang akan melakukan penyuntikan vaksin untuk lebih teliti mengecek riwayat kesehatan. Hal ini guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pasca vaksinasi seperti Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

"Pelaksanaan vaksinasi itu harus melalui tahapan-tahapan sebelum penyuntikan. Harus betul-betul dipastikan dalam keadaan dan kondisi kesehatan yang fit karena terkadang memang ada kelalaian sehingga muncul gejala dan masalah kasus-kasus setelah divaksin," kata Irman, Sabtu (8/1/2022).

Menurut Irman, pengecekan dan pemeriksaan kesehatan perlu dilakukan agar keadaan masyarakat yang akan disuntik bisa aman saat vaksinasi.

Ia juga menekankan, sebelum pemberian vaksin, dokter ataupun tenaga medis harus melakukan pemeriksaan secara mendalam dengan menelusuri riwayat penyakit dari peserta vaksinasi.

"Jadi bukan hanya sekedar dari pengakuan dari masyarakat saja. Terkadang, ketika dilakukan pengecekan dan pemeriksaan itu ada peserta yang tidak jujur, ragu dan ketakutan sehingga akhirnya muncul hal-hal lain yang merugikan.Maka dari itu, dokter atau nakes itu lebih tahu memastikan sehat apa tidaknya seseorang ketimbang hanya pengakuan dari masyarakat yang akan divaksin," jelasnya.

Politisi PAN ini juga mengajak masyarakat yang belum disuntik vaksin agar segera menjalankan penyuntikan vaksinasi Covid-19 di sentra vaksinasi yang telah disediakan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menghindari dan tidak mudah percaya dengan adanya berita hoaks seputar vaksinasi Covid-19 di media sosial yang tentunya bisa menyesatkan.

"Kita (Komisi III) tetap selalu memonitoring pelaksanaan program vaksinasi di Kota Pekanbaru dan kita minta kepada masyarakat untuk menjauhi berita-berita hoaks tentang vaksinasi," pungkasnya.

Berita Lainnya

index