Terima Kunjungan Tagana Pekanbaru, Ini Kata Tengku Azwendi

Senin, 01 Maret 2021 - 16:55:51 WIB Di Baca : 997 Kali


Riauaktual.com - Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri SE, menerima kunjungan audiensi dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Pekanbaru, Senin (1/3/2021).

Dalam audiensi tersebut, Ketua Forum Komunikasi (FK) Tagana Pekanbaru Helena Rezaputri mengatakan, bahwa kedatangan pihaknya bertujuan untuk membangun sinergitas bersama DPRD Pekanbaru.

"Kita datang ke DPRD untuk sosialisasikan bahwa Tagana ini keberadaannya ada, kita siap jika ada situasi bencana. Kebetulan Tagana ini pilarnya adalah Dinas Sosial. Jadi setiap pergerakan itu berkoordinasi dengan dinas sosial," terangnya.

Helena juga menyampaikan, bahwa Tagana meminta dukungan dari DPRD dalam pembahasan anggaran. "Kita juga minta support anggaran, karena bencana ini membutuhkan infratruktur seperti kendaraan operasional. Jadi kalau pun ada usulan dari Dinsos, kita minta DPRD untuk approve-lah," pintanya.

Dikatakan Helena, jumlah anggota Tagana di Kota Pekanbaru sebanyak 324 orang. Sedangkan untuk seluruh Indonesia berjumlah sebanyak 40 ribuan.

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri mengapresiasi kedatangan Tagana yang telah mensosialisasikan sekaligus membangun sinergi terhadap semua elemen.

"Semoga dengan kepengurusan baru ini, tentu bisa lebih baik lagi dengan memaksimalkan dalam menanggulangi bencana, yang jelas bencana yang rutin di Pekanbaru seperti banjir, Karhutla dan bencana sosial lain seperti kelaparan dan lainnya," harapnya.

Azwendi juga akan mendukung adanya anggaran bagi Tagana guna mengoptimalkan kinerja dalam menanggulangi bencana yang ada di Kota Pekanbaru.

"Tagana ini harus kita support dalam sisi anggaran. Nanti dalam pembahasan anggaran kedepannya kita akan berkoordinasi dengan Dinsos agar bisa mengoptimalkan anggaran terbatas ini supaya Tagana bisa melakukan program edukasi dalam persiapan dini menaggulangi bencana," ucapnya.

Politisi Demokrat ini menyebut akan memanggil Dinas Sosial untuk memastikan program dari Kementerian Sosial yang selama ini dinilai menjadi masalah bagi Tagana, dikarenakan program dari Kemensos tidak bisa tersinkron ke daerah.

"Program edukasi dari Tagana ini adalah tentang persiapan dini terhadap penanggulangan bencana seperti di SMP dan SMA. Agar kita bisa tahu, jangan menunggu. Ketika ada bencana itu datang, masyarakat itu sudah tahu bagaimana menyelamatkan diri dulu," pungkasnya. 





Tulis KomentarIndex
Follow Kami Index
FOLLOW Twitter @riauaktual dan LIKE Halaman Facebook: RiauAktual.com