Kokercab PWI Riau

Wartawan Perlu Lebih Profesional Lakukan Peliputan

Wartawan Perlu Lebih Profesional Lakukan Peliputan
(int)

PEKANBARU (RA) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jumat (29/6) hingga Sabtu (30/6) menggelar Konferensi Kerja Cabang dan Konferensi Cabang untuk memilih kepengurusan baru PWI cabang Riau. Acara yang digelar di Hotel Furaya tersebut, dihadiri Ketua PWI Riau Deni Kurnia dan juga para pengurus PWI kota dan kabupaten se-Riau.

Dalam kesempatan tersebut tampak hadir Ketua PWI Pusat, Margiono, Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Tarman Azam, dan sesepuh Pers Riau Muslim Kawi beserta anggota lainnya.

Ketua PWI Pusat, Margiono dalam sambutannya mengatakan, bahwa pers harus bersikap profesionalitas dalam menjalankan aktivitasnya, karena pers merupakan suatu profesi sehingga profesi tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggungjawab.

Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Tarman Azam mengatakan, bahwa lembaga pers yaitu PWI merupakan suatu wadah persatuan wartawan Indonesia yang mempunyai sifat kejuangan dan satria. Pwi merupakan organisasi yang sudah ada sejak zaman pejuangan kemerdekaan yang bersama rakyat turut memperjuangkan kemerdekaan.
"PWI merupakan suatu organisasi profesi dan bukan organisasi massa atau politik. Sebagai organisasi profesi, wartawan yang tergabung dalam PWI harus bersikap profesional dan memegang teguh kode etik jurnalistik," ungkapnya dalam sambutan.

Ketua PWI Riau, Dheni Kurnia dalam sambutannya mengatakan, selama kepengurusannya masih banyak hal-hal yang belum sepenuhnya tercapai, namun hal itu akan menjadi tugas lanjutan pada kepengurusan yang baru.

"PWI Riau juga memberikan penghargaan kepada para wartawan atau jurnalistik yang telah mengabdikan dirinya pada profesi seperti Muslim Kawi, Makmur Hendrik yang mendapakan penghargaan sebagai angggota PWI seumur hidup, pemberian reward kepada pejabat pemerintah yang telah membantu perkembangan PWI di daerah seperti Mantan Bupati Kampar, Burhanuddin, Mantan Walikota Pekanbaru, Herman Abdullah, dan juga Wakil Gubernur Riau Mambang Mit. Sementara untuk anugerah pena Mas jurnalistik diberikan kepada Gubernur Riau Rusli Zaenal," terang Deni. (RA1)

 

Berita Lainnya

View All