Kesiapan Peparnas Riau Harus Terus Dikawal

Kesiapan Peparnas Riau Harus Terus Dikawal
Logo PON 2012 di Riau. (RA1)

PEKANBARU (RA) - Kesiapan Riau sebagai tuan rumah Pekan paralympic Nasional (Peparnas) XIV yang akan digelar 7-13 Oktober 2012 mendatang harus terus dikawal dan dikordinasikan secara intensif guna mewujudkan Catur Sukses yang diharapkan.

Demikian hal tersebut diungkapkan Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) Peparnas, Emrizal Pakis."Peparnas akan digelar dua pekan setelah PON XVIII September nanti, jadi untuk menyukseskan perhelatan pesta multi iven paralympian ini, PB Peparnas secara intensif akan terus melakukan pengawalan. Intinya sebagai tuan rumah Riau ingin mewujudkan catur Sukses terutama Sukses prestasi dan sukses penyelenggaraan,'' katanya Kepada RiauAktual.com, Kamis (28/06).

Untuk itu koordinasi seluruh bidang yang berada dalam tubuh PB Peparnas Riau pun harus berkoordinasi dengan baik dan secara detil memaparkan kesiapannya.

"Panitia Peparnas ini secara tidak langsung terkait dengan PB PON. Sehingga secara umum tidak mengalami kendala berarti, karena baik venue maupun pekerjaan yang akan dilakukan sudah dikerjakan PB PON yang memang lebih dulu menggelar perhelatan. Namun demikian penguatan-penguatan seperti ini perlu terus dilakukan," lanjutnya.

Mengenai tempat upacara pembukaan penutupan yang direncanakan dilakukan ditempat terpisah yakni Stadion Kaharuddin nasution dan GOR Gelanggang Remaja pria yang akrab disapa Pak Em ini menyebutkan keputusannya belum final masih dalam pengkajian lagi.

"Rencananya  Stadion Kaharuddin nasution Rumbai menjadi tempat pembukaan dan GOR Gelanggang Remaja menjadi tempat penutupan acara, tapi itu belum final menunggu arahan dari rapat dengan NPC  Pusat dalam waktu dekat ini," jelasnya.

Perencanaan dua tempat ini dilakukan mempertimbangkan saat penutupan kontingen pasti berkurang , jumlahnya tidak sama dengan saat pembukaan. Sehingga direncanakan akan dilakukan di GOR agar kesan meriah tetap dapat ditampilkan. "Tapi sekali lagi ini belum final, kita masih mengkaji lagi dcengan pihak NPC Pusat," tutupnya. (RA)

Berita Lainnya

View All