Harga Cabai Merah di Pekanbaru Anjlok Rp12 Ribu Per KG

Harga Cabai Merah di Pekanbaru Anjlok Rp12 Ribu Per KG
Cabe

PEKANBARU (RA) - Sepekan usai perayaan hari raya Idul Adha 1433 hijriah, harga cabai merah di beberapa pasar di Kota Pekanbaru anjlok hingga Rp12.000 perkilogram.

Anjloknya harga cabai ini sudah mulai terjadi dua hari lalu, Demikian hal ini dikatakan Uni pedagang cabai merah di pasar senapelan kepada RiauAktual.com Jum'at (02/11/2012).

Menurut Uni saat Idul Adha harga cabai sempat bertahan di Rp20.000 perkilogram, namun dua hari usai perayaan harga cabai mulai turun. Penurunan terjadi hampir tiap hari hingga mencapai harga Rp12.000 saat ini.

"Harga cabai sudah bertahan hampir dua bulan ini di Rp20.000 perkilogramnya, namun pekan ini terus turun bahkan mencapai Rp12.000 untuk cabai ladang, sementara untuk cabai Medan masih bertahan di Rp14.000 perkilogram," ujarnya.

Katanya selain pasokan cabai berlimpah, cabai lokal hasil petani seputar Kota Pekanbaru juga berlimpah, sehingga banyak pilihan dan hargapun terus turun.

"Seperti ini cabai ladang, kualitasnya lumayan bagus terpaksa harus di jual Rp12.000 perkilo agar bisa bersaing dengan cabai asal Medan dan Jawa," ujar Bejo petani cabai di pasar Kodim.

Apalagi lanjut Bejo kalau tidak di jual cepat saat ini musim penghujan, cabai akan cepat masak di batangnya dan di khawatirkan mudah busuk.

"Terpaksa di jual murah dari pada rugi banyak," tandasnya.

Ia juga menambahkan ini adalah harga cabai termurah selama 6 bulan terakhir ini, sehingga petani cabai nyaris tidak beruntung.

Isum salah seorang ibu rumah tangga menyatakan senang mendengarkan harga cabai murah, pasalnya keluarganya penyuka cabai merah sebagai bumbu masak.

"Rasanya gak enak kalau makanan seperti lauk pauk tidak ada rasa pedasnya," ujarnya.

Meski demikian berdasarkan pengamatan di lapangan, harga cabai rawit dan cabai hijau sejauh ini belum terpengaruh oleh murahnya harga cabai merah. Ini terbukti harga cabai rawit dan cabai hijau masih bertahan di kisaran Rp20.000 hingga Rp22.000 perkilogram. (RA5)

Berita Lainnya

index