PEKANBARU (RA) - Terpilihnya Kota Pekanbaru sebagai tuan rumah Green Cities Mayors Caucus (GCMC) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) ke-9, menjadi kesempatan penting bagi Pekanbaru untuk memperkenalkan berbagai inovasi pembangunan berkelanjutan kepada para kepala daerah dan delegasi dari tiga negara.
Melalui forum ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru ingin menunjukkan komitmen terhadap pengembangan kota hijau melalui pendidikan lingkungan, pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, pemanfaatan ruang terbuka hijau, hingga penguatan kolaborasi regional dalam mewujudkan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.
"Agenda forum memang mencakup seminar internasional, kunjungan ke Green School dan Waste Station, serta pembahasan berbagai portofolio pembangunan berkelanjutan," kata Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, Senin (3/7/2026).
Pemko Pekanbaru optimistis penyelenggaraan GCMC IMT-GT ke-9, tidak hanya akan memperkuat posisi Pekanbaru sebagai kota yang aktif dalam agenda pembangunan berkelanjutan di kawasan IMT-GT.
Tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan potensi investasi, pariwisata, budaya Melayu, serta berbagai inovasi pelayanan publik kepada dunia internasional.
"Hal ini sejalan dengan harapan agar forum memberikan dampak bagi ekonomi lokal, promosi UMKM, dan kerja sama regional," ucapnya.
Pemko Pekanbaru optimis forum ini akan menjadi momentum strategis untuk memperkuat kepemimpinan daerah dalam mendorong pembangunan kota hijau di kawasan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT).
Ia menilai, kepercayaan sebagai tuan rumah diharapkan semakin mengukuhkan posisi Pekanbaru sebagai kota yang siap berkolaborasi, berdaya saing, dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan masa depan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan di tingkat regional.