PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus menggenjot capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan memperkuat sosialisasi dan koordinasi lintas sektor.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan program nasional tersebut.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, hingga 21 Juni 2026 sebanyak 90.989 warga telah memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis di seluruh puskesmas yang ada di Kota Pekanbaru.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, mengatakan pihaknya terus berupaya mempercepat pelaksanaan program CKG melalui penguatan koordinasi dengan berbagai pihak.
Salah satu langkah yang akan dilakukan ialah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Riau untuk memperluas pelaksanaan program di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Riau serta sejumlah perguruan tinggi.
"Sudah 90.989 warga memanfaatkan Cek Kesehatan Gratis di puskesmas hingga 21 Juni kemarin. Senin depan kami akan menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi. Insya Allah tidak ada kendala berarti, hanya koordinasi yang perlu lebih ditingkatkan," kata Dedy, Sabtu (27/6/2026).
Selain memperluas cakupan pelaksanaan program, Diskes Kota Pekanbaru juga meminta seluruh kepala puskesmas meningkatkan capaian layanan CKG di wilayah kerja masing-masing. Upaya tersebut dilakukan dengan mengadopsi strategi yang telah diterapkan puskesmas-puskesmas yang dinilai berhasil mencapai target pelayanan.
Menurut Dedy, sinergi antarpuskesmas menjadi salah satu kunci untuk mempercepat peningkatan cakupan program sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat pemeriksaan kesehatan secara gratis.
Ia menegaskan, Program Cek Kesehatan Gratis merupakan program nasional yang bertujuan mendeteksi penyakit sejak dini. Melalui deteksi awal, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga mampu mencegah kondisi penyakit berkembang menjadi lebih berat sekaligus mengurangi beban biaya pengobatan masyarakat.
"Kami berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan di puskesmas. Jika penyakit terdeteksi lebih awal, penanganan bisa segera dilakukan sehingga dapat mencegah komplikasi dan menekan biaya pengobatan," pungkasnya.