PEKANBARU (RA) - Pemerintah Provinsi Riau melalui Inspektorat masih segera mengambil langkah lanjutan terhadap sekolah yang belum menuntaskan pengembalian kelebihan bayar seragam.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Inspektorat Riau, Jondra Jayaputra Manurung menyebutkan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Riau.
"Besok akan kita koordinasikan bersama Disdik terkait Sekolah yang belum mengembalikan uang seragam itu," kata Jondra, Minggu (21/6/2026).
Dikatakannya, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, masih terdapat 3 SMA Negeri yang belum melakukan kewajiban tersebut.
"Masih ada 3 sekolah yang belum mengembalikan kelebihan bayar. SMA Negeri 5 Pekanbaru, SMA Negeri 5 Tualang Kabupaten Siak dan SMA Negeri 1 Dumai," katanya.
"Untuk SMA Negeri 5 Pekanbaru, sudah membayar, tapi belum sepenuhnya. Dari Rp38.375.000 baru dibayarkan Rp35.550.000, sehingga masih ada sisa pembayaran sebanyak Rp3.185.000," kata Jondra.
Dijabarkannya, dari total kelebihan bayar senilai Rp556.265.000, pihaknya baru menerima laporan pengembalian senilai Rp501.9000. Sementara, sisa Rp64.365.000 terdapat di tiga sekolah itu.
"Jadi masih ada sisa pengembalian hampir Rp65 juta. Di SMA Negeri 5 Pekanbaru Rp3.185.000, SMA Negeri 5 Tualang Rp41.180.000 dan SMA Negeri 1 Dumai Rp20.000.000," ungkapnya.
Pihaknya menegaskan terhadap tiga SMA Negeri ini, untuk segera melakukan pengembalian kelebihan bayar tersebut.
"Dari audit Inspektorat pertama kali, hingga saat ini, sudah terlalu panjang waktu yang diberikan. Jadi kita minta sekolah itu segera menuntaskannya. Karena ini juga menjadi arahan Plt Gubernur Riau dan sudah seharusnya dikembalikan kepada orang tua siswa," pungkasnya.