Pencarian

Podcast Kelupas

Distribusi Minyakita Dibatasi, Warga Pekanbaru Diimbau Jangan Panik

Jumat, 03 April 2026 • 20:48:00 WIB
Distribusi Minyakita Dibatasi, Warga Pekanbaru Diimbau Jangan Panik
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar meninjau pasokan minyak goreng beberapa waktu lalu

PEKANBARU (RA) - Pedagang sejumlah pasar tradisional di Kota Pekanbaru mengeluh soal pasokan Minyakita. Mereka mengaku belum menerima kiriman pasokan minyak murah itu selama satu pekan belakangan.

Kondisi ini membuat sejumlah pedagang terpaksa menaikkan harga menjadi Rp 17.000 per liter. Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) dari minyak murah itu cuma Rp 15.700 per liter.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru pun angkat bicara soal pasokan Minyakita yang terhenti. Tim dinas di lapangan pun melakukan penelusuran ke sejumlah pasar tradisional.

"Kami tegaskan pasokan tidak kosong, hanya saja ada pembatasan seiring rencana penghematan energi saat ini," terang Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru melalui Kepala Bidang Tertib Perdagangan dan Perindustrian, Khairunnas, Jumat (3/4/2026).

Menurutnya, distribusi Minyakita ke pasaran tetap berjalan hanya saja ada pembatasan dibanding biasanya. Ia mencontohkan pedagang yang biasanya mendapat pasokan 100 kotak Minyakita saat ini cuma mendapat 50 kotak.

"Jadi untuk saat ini bukan langka, hanya pembatasan distribusi ke pedagang saja," jelasnya.

Khairunnas mengimbau warga untuk tetap tenang. Mereka jangan sampai panik apalagi sampai menimbun banyak Minyakita.

"Warga kami imbau tetap tenang, distribusi Minyakita kami lakukan bertahap," pungkasnya.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Video

Indeks

Berita Terkini

Indeks