Masakan Minang Pakai Daging Babi Bikin Heboh, Ini 5 Fakta Unik Nasi Padang

Senin, 13 Juni 2022 | 08:23:05 WIB
Nasi padang (Foto: @indahjayaminangpuri/Instagram)

Riauaktual.com - NASI padang babi di sebuah restoran kawasan Kelapa Gading, Jakarta, bikin heboh media sosial. Nasi padang babi restoran tersebut menjadi menu makanan non halal pertama di Indonesia.

Kepolisian telah melakukan penyeledikan usai nasi padang babi viral dengan mendatangi rumah pemilik. Kapolsek Kelapa Gading Kompol Vokky Sagala mengatakan, viralnya restoran Padang dengan olahan daging babi sedikit keliru.

Nasi Padang Babi

Pasalnya, produk olahan Babi bertemakan masakan padang tersebut tidak dijual di restoran, melainkan hanya online dan bersifat rumahan.

"Tadi setelah kita lakukan penyrlidikan kita datang ke rumah yang bersangkutan tumah tersebut adalah rumah tinggal, jadi bukan restoran atau toko, melainkan rumah tinggal," ujar Vokky di kantor Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (10/6/2022).

"Pada saat kita datang, sudah tidak beroperasi lagi, itu memang peruntukannya memang rumah tinggal, bukan tempat usaha," sambungnya.

Nasi Padang adalah salah satu menu makanan yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia. Beragam penjual hidangan ini pun menjamur di seantero wilayah tanah air, bahkan ada juga WNI diluar negeri yang berbisnis nasi padang.

Nasi Padang

(Kuliner Nasi Padang, Foto: @anakjajan)

Selain terkenal akan kelezatan hidangan nya, nasi padang juga dikenal punya keunikan tersendiri dari cara penyajiannya hingga pernak-pernik yang melekat pada warung atau restoran yang menjajakannya.

Ternyata segala fakta menarik yang sering dijumpai seperti misal nasi yang lebih banyak saat dibungkus dibanding makan di tempat dan sebagainya, punya filosofi tersendiri lho. Penasaran? Berikut ini MNC Portal Indonesia sajikan deretan fakta-fakta unik Nasi Padang yang sering dijumpai beserta penjabarannya!

1. Di Padang Justru Tak Ada ‘Rumah Makan Padang’

Seperti namanya, Nasi Padang adalah menu makanan yang berasal dari Padang, Sumatra Barat. Namun menariknya banyak pecinta nasi padang yang mengaku bingung lantaran di wilayah asalnya justru tak ada ‘rumah makan padang’.

Ternyata hal itu bukan tanpa alasan, dimana masyarakat Padang justru biasa menjual nasi padang yang tidak all you can eat. Seperti misal satu restoran yang hanya menjual menu gulai kepala ikan, akan dinamai ‘rumah makan pauh’ .

2. Daun Singkong dan Sayur Nangka

Di Jawa, penjual nasi padang biasanya menyuguhkan sayuran daun singkong dan gulai nangka menjadi satu. Namun lagi-lagi hal itu tidak terjadi di wilayah Padang nya sendiri.

Biasanya nasi padang di Ibukota Sumatra Barat itu hanya menyajikan salah satu jenis sayuran itu saja, tidak digabung.

3. Nasi Lebih Banyak Saat Dibungkus

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Nasi Padang terasa lebih banyak saat dibungkus daripada makan di tempat. Usut punya usut, ‘fenomena’ itu punya filosofi nya tersendiri yang berasal dari kepercayaan turun-temurun.

Orang yang makan di tempat langsung dianggap sebagai kaum pekerja atau eksekutif. Sedangkan rakyat jelata seperti kaum buruh, petani dsb nya cenderung membawa pulang nasi.

Dengan demikian, penjual nasi merasa ‘kasihan’ kepada mereka yang membungkus nasi, dengan harapan jika dibawa pulang bisa untuk makan berdua. Selain itu, jika yang makan di tempat merasa kurang, lebih mudah bagi mereka untuk meminta tambah daripada yang dibungkus kan?

4. Lebih Nikmat Makan Pakai Tangan?

Ada ‘kepercayaan’ di banyak pecinta Nasi Padang bahwa makan menu yang kaya akan bumbu itu terasa lebih nikmat jika pakai tangan. Hal ini masuk akal, mengingat bumbu nya yang bervariasi dan punya cita rasa kuat itu akan lebih meresap jika menggunakan tangan yang langsung menyentuh nasi.

5. Foto Kakek Berkopiah Hitam

Adalah pajangan yang banyak dijumpai di restoran padang, dimana ternyata sosok itu adalah pria paruh baya bernama Ungku Saliah. Jika menjumpai foto itu, bisa dipastikan pemilik resto / warung itu adalah orang Padang Pariaman asli.

Hal ini karena masyarakat Minang percaya bahwa Ungku Saliah adalah orang sakti yang dianggap mampu membawa rezeki. Menariknya, hal itu pun kerap diikuti oleh pemilik restoran padang yang bukan orang Padang sekalipun.

 

 

Sumber: Okezone.com

Terkini

Terpopuler