Modal 8 KONI Daerah dan 25 Cabor, Suparman Maju Berebut Kursi Ketua Umum KONI Riau

Ahad, 08 November 2026 | 18:39:29 WIB
Bakal calon Ketua Umum KONI Riau periode 2026-2030, Suparman, semakin optimistis menghadapi pemilihan ketua umum.

PEKANBARU (RA) - Bakal calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau periode 2026-2030, Suparman, semakin optimistis menghadapi pemilihan ketua umum.

Mantan Ketua DPRD Riau tersebut mengaku telah mengantongi dukungan dari delapan KONI kabupaten/kota dan 25 cabang olahraga (cabor).

Dukungan tersebut disampaikan Suparman saat mengembalikan formulir pendaftaran beserta berkas persyaratan pencalonan kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Riau,Minggu (8/11/2026).

Penyerahan berkas berlangsung di Sekretariat KONI Riau, Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Pekanbaru. Suparman hadir didampingi sejumlah pendukungnya dan menyerahkan langsung dokumen persyaratan kepada panitia.

Delapan KONI kabupaten/kota yang telah memberikan dukungan yakni KONI Dumai, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Siak, Pekanbaru, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir. Selain itu, dukungan juga datang dari 25 cabor.

Berkas pencalonan tersebut diterima langsung Ketua TPP KONI Riau, Brigjen TNI (Purn) Purwadi. Selanjutnya, panitia melakukan pemeriksaan awal terhadap kelengkapan administrasi yang diserahkan.

Suparman mengatakan, dukungan yang terus mengalir menjadi tambahan semangat bagi dirinya dan tim untuk mengikuti kontestasi pemilihan Ketua Umum KONI Riau. Ia menyebutkan, jumlah dukungan yang diperoleh telah memenuhi bahkan melampaui ketentuan pencalonan.

"Semangat kami semakin hari semakin menggebu-gebu. Saat ini kami mendapatkan dukungan dari delapan KONI kabupaten/kota dan 25 cabor. Jumlah tersebut sudah cukup dan melebihi ketentuan. Karena itu, kami optimistis," ujarnya.

Meski memiliki dukungan yang cukup besar, Suparman menegaskan tidak ingin menjadikan proses pemilihan sebagai ajang saling menjatuhkan antarkandidat. Menurutnya, seluruh bakal calon memiliki tujuan yang sama, yakni membawa olahraga Riau menjadi lebih baik.

"Kami tidak ingin menjelek-jelekkan calon lain. Bagi kami, yang terpenting adalah bagaimana KONI Riau ke depan bisa lebih baik dan mampu meningkatkan prestasi olahraga," katanya.

Terkait rencana ke depan, Suparman menyebut pembenahan organisasi menjadi salah satu perhatian utamanya. Ia menilai berbagai persoalan yang terjadi di tubuh KONI Riau perlu dievaluasi secara menyeluruh agar akar permasalahannya dapat diketahui dan dicarikan solusi.

Menurutnya, pembenahan harus dimulai dengan mengidentifikasi berbagai kelemahan organisasi. Dengan begitu, langkah perbaikan dapat disusun secara tepat dan terarah.

"Kami dari tim mencoba mengurai masalah KONI sebelumnya. Kita cari tahu apa persoalannya, kemudian kita selesaikan bersama-sama. Kita bicara tentang kondisi KONI hari ini dan apa saja masalahnya. Kalau sudah bisa diurai satu per satu, kita akan tahu di sisi mana kelemahan kita," jelasnya.

Ia juga menilai pembenahan KONI tidak bisa dilakukan hanya berdasarkan pandangan satu pihak. Karena itu, dirinya berencana membuka ruang komunikasi dan konsultasi dengan seluruh pemangku kepentingan olahraga, terutama para ketua cabor.

Masukan dari cabor dinilai penting karena mereka berhadapan langsung dengan pembinaan atlet, termasuk dalam mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kejuaraan. Dengan demikian, kebijakan yang nantinya diambil diharapkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing cabang olahraga.

Suparman menegaskan, peningkatan prestasi olahraga Riau harus menjadi prioritas kepengurusan KONI mendatang. Hal tersebut membutuhkan evaluasi, pembenahan organisasi, serta sinergi yang kuat antara KONI Riau, KONI kabupaten/kota, dan seluruh cabor.

"Kami akan belajar dari kelemahan yang ada, melakukan konsultasi, dan meminta masukan serta keinginan para ketua cabor. Bagaimana caranya kita bisa meningkatkan prestasi olahraga di Provinsi Riau," ungkapnya.

Ia menambahkan, dirinya tidak ingin menyampaikan janji besar tanpa dasar yang jelas. Menurutnya, yang lebih penting adalah komitmen untuk bekerja bersama dalam membenahi organisasi dan mendorong kemajuan olahraga di Bumi Lancang Kuning.

"Kita tidak muluk-muluk. Kita akan berbuat untuk kemajuan olahraga Riau," tutupnya.

Tags

Terkini

Terpopuler