PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus menggesa penertiban kabel jaringan fiber optic (FO) yang semrawut di sejumlah ruas jalan.
Kali ini, penataan kabel dilanjutkan di Jalan Paus, Kecamatan Marpoyan Damai, dengan target pekerjaan sepanjang tiga kilometer rampung secara bertahap hingga akhir November atau awal Desember 2026.
Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan penertiban di Jalan Paus akan dilakukan menyeluruh, mulai dari ujung hingga ujung ruas jalan. Pemko menargetkan pekerjaan tersebut dapat diselesaikan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
"Untuk penertiban di Jalan Paus sepanjang tiga kilometer, kita akan selesaikan dari ujung sampai ke ujung. Targetnya, pertengahan November nanti sudah selesai sekitar setengahnya. Sisanya kita tuntaskan pada akhir November atau awal Desember," kata Wako Agung, Rabu (28/10/2026).
Ia menuturkan, Pemko Pekanbaru telah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk mendukung kelancaran penataan kabel tersebut. Koordinasi dilakukan agar penertiban berjalan sesuai rencana dan penataan jaringan dapat dilakukan secara menyeluruh.
Menurut Agung, penertiban kabel semrawut ini merupakan bagian dari upaya Pemko Pekanbaru membenahi estetika kota sekaligus menata jaringan utilitas agar lebih tertib.
Ke depan, Pemko juga mendorong penempatan kabel jaringan melalui sistem tanam bawah tanah. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi keberadaan kabel udara yang semrawut di sepanjang jalan perkotaan.
Agung mencontohkan penataan yang telah dilakukan di Jalan Ronggo Warsito. Ia berharap pola serupa dapat diterapkan secara bertahap di seluruh ruas jalan di Pekanbaru.
"Kalau sudah bisa dilakukan di satu ruas jalan, harapannya ini bisa kita terapkan di semua ruas jalan. Termasuk di Simpang Arifin Ahmad, sekarang kabelnya sudah tidak ada lagi," jelasnya.
Tidak hanya kabel fiber optic, Agung menyebutkan kabel jaringan listrik milik PLN juga diharapkan dapat ditata dengan sistem bawah tanah.