PELALAWAN (RA) - Seorang warga bernama Nazarudin diduga menjadi korban penyalahgunaan kartu atm yang hilang sejak 9 Oktober 2026. Akibat kejadian tersebut, uang di rekening Bank BNI miliknya dilaporkan hilang sekitar Rp50 juta.
Kapolsek Ukui, AKP Mike Kurniawan, saat dikonfirmasi Riauaktual.com membenarkan adanya kejadian tersebut. Meskipun korban belum membuat laporan resmi, Unit Reskrim Polsek Ukui telah mendatangi kediaman Nazarudin untuk mengumpulkan bahan dan keterangan terkait peristiwa itu.
"Korban belum melapor, namun Unit Reskrim sudah mendatangi kediaman korban untuk pengumpulan bahan serta keterangan untuk proses lebih lanjut," ujar Mike, Senin (19/10/2026).
Berdasarkan informasi yang beredar di sejumlah media sosial, Nazarudin baru mengetahui uang di rekeningnya telah terkuras setelah mendatangi Bank BNI pada 12 Oktober 2026. Uang tersebut diduga ditarik secara berulang hingga sore hari.
Informasi sementara menyebutkan, salah satu lokasi penarikan uang berada di wilayah Sorek, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Pria yang diduga melakukan penarikan uang tersebut disebut mengenakan pakaian bermerek Cressida atau bertuliskan "CRS" pada bagian dada kanan.
Korban juga menduga ada pihak yang mengetahui pin atm miliknya. Kecurigaan itu mengarah kepada seseorang yang pernah diajaknya mengambil uang di atm. Namun, dugaan keterlibatan pihak lain tersebut belum dapat dipastikan.
Hingga kini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas orang yang diduga melakukan penarikan maupun kronologi hilangnya kartu atm tersebut.
Polsek Ukui telah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan sebagai langkah awal untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.