Ada Jogging Track Hingga Ruang UMKM, Pembenahan Waduk Cipta Karya Dimulai Tahun Depan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 09:15:00 WIB
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, menyiapkan pembenahan Waduk Cipta Karya, Kecamatan Tuah Madani untuk mengoptimalkan fungsinya sebagai salah satu bagian dari upaya penanganan banjir. 

Perencanaan pembenahan waduk di Jalan Cipta Karya tersebut, dilakukan pada 2026 dan ditargetkan mulai direalisasikan pada awal 2027.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan pembenahan Waduk Cipta Karya akan mencakup sejumlah aspek, termasuk pembangunan pintu air.

"Kalau tahun sekarang perencanaan, maka awal tahun depan sudah dimulai," tegas Markarius, Jumat (2/10/2026).

Menurutnya, keberadaan pintu air menjadi salah satu bagian penting dalam pembenahan waduk. Pintu air diharapkan dapat membantu mengatur aliran sehingga tidak terjadi penumpukan air di kawasan waduk.

Selain itu, Pemko Pekanbaru juga tengah membangun saluran air dari Jalan Suka Karya menuju Waduk Cipta Karya. Pembangunan saluran tersebut ditargetkan rampung tahun ini.

"Ada juga pembangunan saluran air dari Jalan Suka Karya ke arah Waduk Cipta Karya, itu lagi dibangun. Tahun ini selesai," jelasnya.

Markarius mengatakan, penataan Waduk Cipta Karya nantinya tidak hanya berorientasi pada fungsi pengendalian banjir. Kawasan tersebut juga disiapkan menjadi ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Salah satu rencananya adalah melakukan semenisasi di sekeliling waduk yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai jogging track.

"Ada rencana semenisasi keliling, sebab waduk ini bukan hanya untuk penanganan banjir, tapi juga sarana berolahraga seperti jogging track sekeliling," ujarnya.

Pemko juga menyiapkan ruang bagi pelaku UMKM untuk berjualan di kawasan tersebut. Dengan demikian, Waduk Cipta Karya diharapkan dapat berkembang menjadi kawasan rekreasi yang memiliki fungsi ekonomi bagi masyarakat.

Markarius menyebut, keberadaan pintu air juga diharapkan membuat kondisi air di waduk menjadi lebih baik sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya untuk aktivitas rekreasi.

"Kalau bersih warga bisa memancing dan olahraga di sini," jelasnya.

Seiring rencana pembenahan tersebut, Markarius mengajak masyarakat ikut menjaga berbagai fasilitas yang ada di kawasan waduk. Ia berharap aksi pencurian maupun perusakan fasilitas tidak kembali terjadi.

Menurutnya, Waduk Cipta Karya telah memiliki pos jaga yang dapat membantu pengamanan kawasan. Namun, peran masyarakat tetap dibutuhkan untuk menjaga fasilitas agar rencana pengembangan waduk dapat berjalan optimal.

Ia berharap Waduk Cipta Karya ke depan benar-benar dapat kembali berfungsi sebagai bagian dari sistem penanganan banjir, sekaligus menjadi ruang rekreasi dan lokasi pengembangan UMKM.

"Di Rumbai juga terjadi, ada aksi pencurian pintu air. Makanya sama-sama kita menjaga," paparnya.

Terkini

Terpopuler