Tugas Selesai, 50 Personel Satpol PP Riau Kembali dari Penanganan Karhutla Pelalawan

Selasa, 01 September 2026 | 19:29:00 WIB
Personel Satpol PP Riau saat Penanganan Karhutla di Pelalawan.

PELALAWAN (RA) - Sebanyak 50 personel Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Riau telah menyelesaikan tugas dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Pelalawan.

Kepala Satpol PP Provinsi Riau, Sri Sadono mengatakan, 50 personel telah kembali ke Kota Pekanbaru pada Minggu, 30 Agustus malam. Di mana, saat di lokasi, tim dibagi ke beberapa titik rawan Karhutla.

"Sudah kembali Minggu malam. Jadi 7 hari anggota Satpol PP Provinsi di Pelalawan, 5 hari di Kerumutan dan Ukui. 2 hari di Rantau Baru, Pangkalan Kerinci," kata Sri Sadono, Selasa (1/9/2026).

Dikatakan Sri Sadono, selama operasi pemadamam Karhutla berlangsung, tidak ada kendala berarti. Ia mengapresiasi kekompakan tim gabungan yang bertugas di lapangan.

"Semua tim saling bahu membahu, mulai dari TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, Damkar, dan Basarnas. Alhamdulillah, sampai selesai tidak ada kendala yang berarti," jelasnya.

Dalam upaya pemadaman, dikatakan Sri Sadono, alat berat dari tim gabungan juga dikerahkan untuk membuat embung air dan kanal. Langkah ini dilakukan agar sumber air mudah diperoleh untuk proses pemadaman.

"Alat berat yang ada dari tim gabungan, membantu pembuatan embung air dan kanal, sehingga sumber air dapat diperoleh untuk pemadaman," katanya.

Sri Sadono menambahkan, medan di wilayah Kerumutan menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Akses ke lokasi kebakaran tidak bisa dilalui kendaraan roda 4 sehingga personel harus membawa peralatan secara manual.

"Untuk di Kerumutan, petugas memang ekstra tenaga untuk membawa peralatan ke dalam lokasi yang tidak bisa dijangkau kendaraan roda 4. Alhamdulillah dengan ada motor trail yang kami bawa, dapat sedikit membantu mobilisasi peralatan," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari pemerintah desa dan kecamatan setempat yang turut membantu kelancaran tugas tim di lapangan.

"Pihak desa dan kecamatan juga sangat membantu," pungkasnya.

Tags

Terkini

Terpopuler