Ibu Rumah Tangga Sawit Asri Palas Belajar Membuat Sabun Cuci Piring Ekonomis, Buka Peluang Usaha dari Rumahan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:55:00 WIB
Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Universitas Lancang Kuning memberikan pelatihan inovasi pembuatan sabun cuci piring ekonomis berbasis ekstrak jeruk nipis pada 25 Juli 2026.

PEKANBARU (RA) - Produk kebutuhan rumah tangga yang selama ini hanya dibeli untuk digunakan sehari-hari, kini mulai dilirik sebagai peluang usaha oleh kelompok ibu rumah tangga di Perumahan Sawit Asri Palas.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Universitas Lancang Kuning memberikan pelatihan inovasi pembuatan sabun cuci piring ekonomis berbasis ekstrak jeruk nipis pada 25 Juli 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata perguruan tinggi dalam membantu masyarakat mengembangkan keterampilan praktis yang dapat diterapkan langsung di lingkungan rumah.

Melalui pelatihan tersebut, para peserta tidak hanya belajar membuat produk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mendapatkan wawasan mengenai peluang pengembangan usaha rumahan.

Program bertajuk "Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga melalui Inovasi Produksi Sabun Cuci Piring Ekonomis Berbasis Ekstrak Jeruk Nipis sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga" ini dilaksanakan oleh tim Universitas Lancang Kuning yang terdiri dari Hanifah Ulfa Azzahro, S.TP., M.Si. sebagai Ketua Tim, bersama anggota Dita Fitriani, S.TP., M.TP. dan Fadel Albarra, S.TP., M.T.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pelatihan mulai dari pengenalan bahan, proses pencampuran, formulasi sabun, hingga tahap pengemasan produk.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah penggunaan ekstrak jeruk nipis yang memberikan aroma segar sekaligus menjadi nilai tambah pada produk sabun cuci piring yang dihasilkan.

Ketua Tim Pengabdian Universitas Lancang Kuning, Hanifah Ulfa Azzahro, S.TP., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan keterampilan yang mudah diterapkan masyarakat sekaligus membuka pandangan baru bahwa produk rumah tangga dapat memiliki nilai ekonomi.

"Kami ingin memberikan keterampilan yang bisa langsung dipraktikkan oleh masyarakat. Sabun cuci piring merupakan kebutuhan sehari-hari yang dekat dengan kehidupan rumah tangga, sehingga melalui inovasi sederhana ini masyarakat dapat belajar membuat produk sendiri sekaligus melihat peluang untuk mengembangkannya menjadi usaha," ujar Hanifah.

Menurutnya, pemberdayaan masyarakat tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Melalui keterampilan sederhana, masyarakat dapat menciptakan produk bernilai tambah dengan memanfaatkan bahan yang mudah diperoleh.

Selama pelaksanaan pelatihan, peserta terlihat aktif mengikuti setiap tahapan pembuatan sabun. Mereka mulai dari mengenal fungsi bahan, melakukan proses pencampuran, mengatur tingkat kekentalan, hingga mengemas produk yang telah dibuat.

Peserta juga antusias berdiskusi mengenai kualitas produk dan peluang pemasaran setelah pelatihan.
Produk yang dihasilkan berupa sabun cuci piring cair berbasis ekstrak jeruk nipis dengan karakteristik aroma segar, busa yang stabil, serta mampu membantu membersihkan peralatan rumah tangga.

Penggunaan ekstrak jeruk nipis juga memberikan nilai tambah karena memanfaatkan bahan alami dalam pengembangan produk rumah tangga.
Salah satu indikator keberhasilan kegiatan terlihat dari peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan.

Berdasarkan evaluasi kegiatan, seluruh peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terkait bahan, formulasi, dan proses pembuatan sabun cuci piring setelah mengikuti rangkaian pelatihan.

Melalui kegiatan ini, Universitas Lancang Kuning berharap keterampilan yang diberikan dapat terus dikembangkan oleh masyarakat, baik untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga secara mandiri maupun menjadi peluang usaha kecil yang dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga.

Kegiatan pengabdian ini menjadi bukti komitmen perguruan tinggi dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat melalui inovasi sederhana yang mudah diterapkan dan memiliki potensi berkelanjutan.

Penulis: Hanifah Ulfa Azzahro, S.TP., M.Si. dari Universitas Lancang Kuning.

Terkini

Terpopuler