BIAS 2026 Bakal Digelar Agustus dan November, Sasar Siswa SD-SMP di Riau

Rabu, 29 Juli 2026 | 15:07:00 WIB
Ilustrasi

PEKANBARU (RA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Kesehatan dalam waktu dekat akan melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahun 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli menyebutkan program ini menjadi prioritas pemerintah untuk melindungi anak usia sekolah dari Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I).

BIAS merupakan kegiatan imunisasi rutin di sekolah yang bertujuan memberikan perlindungan kepada peserta didik sekaligus mempertahankan kekebalan kelompok.

"Program ini tetap menjadi prioritas karena imunisasi adalah investasi kesehatan yang efektif untuk mencegah KLB dan membentuk kekebalan kelompok," kata Zulkifli, Rabu (29/7/2026).

Dikatakannya, penyelenggaraan kegiatan akan berlangsung pada dua periode, yakni Agustus dan November.

"Terbagi dua periode. Untuk Agustus, yaitu Imunisasi Campak-Rubella (MR) yang menyasar pada siswa kelas 1 SD guna mencegah penyakit campak dan rubella, Imunisasi HPV untuk siswi kelas 5 SD guna mencegah kanker serviks dan Skrining HPV untuk siswi kelas 6 SD dan kelas 9 SMP yang belum mendapatkan imunisasi HPV di kelas sebelumnya," katanya.

Sementara untuk periode November 2026, akan dilakukan Imunisasi DT untuk mencegah difteri dan tetanus bagi siswa kelas 1 SD, Imunisasi Td untuk siswa kelas 2 SD dan Imunisasi Td untuk siswa kelas 5 SD.

Adapun berbagai persiapan yang dilakukan guna pelaksanaan kegiatan, dikatakan Zulkifli, pihaknya telah melakukan koordinasi lintas sektor bersama Dinas Pendidikan, Kemenag, TP PKK, dan pemerintah kabupaten/kota.

"Selain itu juga digelar pertemuan teknis bersama juru imunisasi Puskesmas dan guru, penerbitan surat edaran, koordinasi stok vaksin dan logistik, validasi sasaran, hingga penyiapan sistem pencatatan melalui aplikasi ASIK," ungkapnya.

Diskes Riau menargetkan seluruh anak sasaran di Provinsi Riau mendapatkan imunisasi lengkap agar terwujud generasi Riau yang sehat, cerdas, produktif, dan terlindungi dari PD3I.

"Orang tua diminta memastikan anak dalam kondisi sehat, sudah sarapan, hadir sesuai jadwal, dan menyampaikan riwayat kesehatan ke petugas. Dukungan dan motivasi dari orang tua juga penting agar anak tidak takut saat imunisasi," pungkasnya.

Tags

Terkini

Terpopuler