Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Forum Internasional GCMC IMT-GT, Agung Nugroho Pimpin Sidang Wali Kota Tiga Negara

Kamis, 23 Juli 2026 | 21:52:00 WIB
Pekanbaru Bakal Jadi Tuan Rumah Forum Internasional GCMC IMT-GT.

PEKANBARU (RA) - Kota Pekanbaru kembali mencatatkan sejarah dengan dipercaya menjadi tuan rumah Pertemuan Green Cities Mayor Council (GCMC) IMT-GT ke-9, forum internasional yang mempertemukan para kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand untuk membahas pembangunan kota hijau dan berkelanjutan.

Forum bergengsi itu akan berlangsung pada 4-7 Agustus 2026 di Kota Pekanbaru. Penunjukan tersebut menjadi kali pertama Pekanbaru menjadi tuan rumah pertemuan GCMC IMT-GT.

Tak hanya menjadi penyelenggara, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho juga dipercaya memimpin jalannya sidang sebagai Chairman of the 9th GCMC IMT-GT Meeting, sebuah kehormatan yang mencerminkan tingginya kepercayaan kawasan terhadap Kota Pekanbaru dan Indonesia.

Pertemuan tersebut akan dihadiri delegasi dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Sebanyak 32 pemerintah kota, kabupaten, dan dewan kota dari Indonesia dan Malaysia telah diundang, sementara peserta dari Thailand ditetapkan melalui Sekretariat Nasional Thailand.

Sejumlah kota yang dijadwalkan hadir di antaranya Medan, Batam, Padang, Palembang, Bandar Lampung, Ipoh, Pulau Pinang, Alor Setar, Langkawi, Seremban, hingga Kuantan.

Forum juga akan melibatkan sejumlah organisasi internasional seperti UNESCAP, Institute for Global Environmental Strategies (IGES), dan ICLEI – Local Governments for Sustainability, yang selama ini menjadi mitra dalam pengembangan kota berkelanjutan.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, kepercayaan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan Pekanbaru sekaligus Indonesia di tingkat internasional.

"Kepercayaan ini adalah sebuah kehormatan bagi Pekanbaru, Provinsi Riau, sekaligus Indonesia. Kami ingin menunjukkan bahwa daerah di Indonesia mampu menjadi tuan rumah forum internasional dengan pelayanan terbaik, tata kelola pemerintahan yang baik, serta komitmen terhadap pembangunan kota yang berkelanjutan," ujar Agung, Kamis (23/7/2026) malam.

Menurutnya, penyelenggaraan forum internasional itu juga akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

"Kehadiran para kepala daerah, organisasi internasional, dan delegasi dari berbagai negara akan memberikan efek berganda bagi perekonomian. Sektor perhotelan, transportasi, kuliner, UMKM hingga pariwisata akan bergerak. Ini juga menjadi kesempatan memperkenalkan Pekanbaru sebagai kota yang layak menjadi tujuan investasi dan mitra kerja sama internasional," katanya.

Pemko Pekanbaru juga akan memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan berbagai program unggulan, mulai dari pengembangan Green City, pelayanan publik, pengelolaan lingkungan, ekonomi hijau, hingga peluang investasi.

Selama berada di Pekanbaru, para delegasi akan mengikuti seminar internasional, mengunjungi Sekolah Hijau, Bank Sampah, proyek Green City Pekanbaru, serta menikmati budaya Melayu melalui gala dinner di Rumah Singgah Tuan Kadi.

Agung berharap forum tersebut menjadi pintu masuk lahirnya berbagai kerja sama strategis antara Pekanbaru dengan kota-kota di kawasan Asia Tenggara.

"Kami ingin para delegasi pulang dengan membawa kesan bahwa Pekanbaru adalah kota yang maju, ramah, terbuka terhadap investasi, dan siap menjadi mitra berbagai kota di dunia. Semoga dari forum ini lahir kerja sama konkret di bidang investasi, perdagangan, lingkungan, pendidikan, teknologi, hingga pengembangan sumber daya manusia," tutupnya.

Tags

Terkini

Terpopuler