Kericuhan Kubu Parisman Ihwan dan Indra Gunawan Eet di Gedung DPRD Riau, Polisi Tunggu Laporan

Kamis, 16 Juli 2026 | 20:10:00 WIB
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah.

PEKANBARU (RA) - Polresta Pekanbaru telah turun tangan mengecek kericuhan yang berujung baku hantam di Gedung DPRD Provinsi Riau, Kamis (16/7/2026). Namun, hingga kini polisi menyebut belum menerima laporan resmi dari pihak yang merasa dirugikan dalam insiden tersebut.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian Diansyah mengatakan, personel kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima informasi mengenai keributan tersebut. Polisi juga melakukan pengecekan awal di lokasi dan memastikan kondisi korban yang mengalami luka.

"Kami sudah turun ke TKP dan sudah mengecek korban. Keributan diduga terjadi antara sesama anggota partai sehingga mengakibatkan kegaduhan," kata Anggi, Kamis.

Dalam kericuhan tersebut, seorang petugas pengamanan internal DPRD Riau berinisial AI dilaporkan mengalami luka robek di bagian kepala saat berusaha melerai bentrokan. Korban kemudian mendapatkan perawatan medis.

Meski terdapat korban luka, Anggi mengatakan hingga saat ini belum ada laporan polisi yang diterima Polresta Pekanbaru terkait insiden tersebut.

"Untuk laporan resmi, sampai saat ini belum ada yang diterima di Polresta Pekanbaru," ujarnya.

Polisi saat ini masih menunggu kemungkinan adanya laporan dari korban maupun pihak lain yang merasa dirugikan untuk menindaklanjuti perkara tersebut sesuai prosedur hukum.

Kericuhan terjadi setelah rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD Riau Tahun Anggaran 2025.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, suasana rapat sebelumnya memanas setelah terjadi adu argumentasi antara Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dan Ketua Komisi V DPRD Riau Indra Gunawan Eet.

Ketegangan disebut kemudian berlanjut hingga ke luar ruang rapat. Puluhan orang yang diduga merupakan pendukung kedua pihak berdatangan ke lingkungan Gedung DPRD Riau.

Situasi kemudian berujung bentrokan fisik. Aksi saling pukul pecah dan sejumlah benda di sekitar lokasi, termasuk kursi serta asbak, disebut sempat dilempar saat kericuhan berlangsung.

Bentrokan dilaporkan berlangsung sekitar 10 menit sebelum akhirnya berhasil dilerai. Dalam upaya melerai itulah petugas pengamanan internal DPRD Riau berinisial AI mengalami luka di bagian kepala.

Sebelumnya, Polda Riau bersama Polresta Pekanbaru telah mengumpulkan sejumlah bukti awal, termasuk rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Polisi masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut. Sementara untuk proses hukum lebih lanjut, Polresta Pekanbaru masih menunggu adanya laporan resmi dari pihak yang merasa menjadi korban atau dirugikan dalam kericuhan tersebut.

Terkini

Terpopuler