Sempat Hilang Usai OTT KPK, Penumpang Klaim Lihat Bupati Kuansing di Bandara Soekarno-Hatta

Selasa, 30 Juni 2026 | 22:02:00 WIB
Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby (memakai topi) terlihat di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

JAKARTA (RA) - Keberadaan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby, yang sempat menjadi tanda tanya usai operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), diduga mulai terungkap.

Seorang penumpang yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku melihat Suhardiman berada di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (30/6/2026) malam.

Informasi tersebut diterima RiauAktual.com beserta dokumentasi yang dikirimkan oleh penumpang tersebut. Dalam foto yang diterima, sosok pria yang diduga Suhardiman tampak dari arah belakang sehingga wajahnya tidak terlihat jelas.

Namun, penumpang tersebut meyakini pria itu adalah Bupati Kuansing yang saat ini diminta KPK untuk bersikap kooperatif dalam proses penyidikan.

"Saya meyakini itu Pak Suhardiman karena sempat berpapasan langsung dengan beliau di area terminal," ujar sumber tersebut kepada RiauAktual.com.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria yang diduga Suhardiman itu mengenakan kemeja denim berwarna biru dipadukan dengan rompi hitam, topi hitam, masker, celana jeans. 

Meski sebagian wajahnya tertutup masker, saksi mengaku masih mengenali ciri-ciri fisik dan penampilannya.

Di depan rombongan terlihat seorang pria bermasker yang diduga Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing, Zulkarnaen. 

Dalam kemunculan tersebut, pria yang diduga Suhardiman tidak terlihat berada dalam pengawalan petugas KPK maupun aparat kepolisian. Ia berjalan layaknya penumpang lainnya tanpa pengamanan khusus.

Kemunculan ini menjadi informasi pertama mengenai dugaan keberadaan Suhardiman setelah namanya dikaitkan dengan OTT KPK di Kabupaten Kuantan Singingi pada Senin (29/6/2026). 

Sebelumnya, keberadaan orang nomor satu di Kuansing tersebut menjadi tanda tanya setelah tidak ditemukan saat operasi senyap berlangsung.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa pihaknya mengimbau Bupati Kuansing dan Sekretaris Daerah Kuansing agar bersikap kooperatif dan segera menyerahkan diri karena keterangannya dibutuhkan dalam proses penyidikan yang sedang berjalan.

Hingga berita ini diterbitkan, KPK belum memberikan keterangan resmi mengenai keberadaan Suhardiman di Jakarta maupun apakah yang bersangkutan telah memenuhi imbauan penyidik untuk datang ke Gedung Merah Putih KPK. Status hukum Suhardiman juga belum diumumkan oleh lembaga antirasuah tersebut.

Tags

Terkini

Terpopuler