PHR Bekali Wartawan dengan Literasi Digital, Dorong Jurnalisme Profesional di Era Disrupsi Teknologi

Jumat, 19 Juni 2026 | 17:42:00 WIB
PT PHR menggelar Literasi Digital Media 2026 bersama puluhan jurnalis di Wilayah Operasional North, Jumat (19/6/2026).

BENGKALIS (RA) - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan semakin kompleksnya arus informasi, kemampuan wartawan untuk beradaptasi menjadi kebutuhan yang tak terelakkan.

Menjawab tantangan tersebut, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menggelar kegiatan Literasi Digital Media 2026 bersama puluhan jurnalis di Wilayah Operasional North, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Hang Nadim Conference Room, Widuri Club PHR, Duri, ini tidak hanya menjadi ajang peningkatan kapasitas wartawan, tetapi juga mempererat hubungan kemitraan antara insan pers dan industri hulu migas dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Suasana kebersamaan sudah terasa sejak pagi hari saat manajemen PHR dan para wartawan mengikuti jalan santai bersama.

Selain mengampanyekan pola hidup sehat, kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi yang lebih cair dan terbuka untuk membangun sinergi dalam penyebaran informasi yang akurat dan konstruktif kepada masyarakat.

Dalam agenda utama, para peserta mendapatkan pembekalan terkait aspek hukum pers dan pemanfaatan teknologi digital dalam praktik jurnalistik.

Materi hukum pers disampaikan oleh Ahli Pers Dewan Pers, Mario Abdillah Khair, yang mengulas pentingnya kode etik jurnalistik, profesionalisme dalam peliputan, hingga langkah-langkah mitigasi risiko agar wartawan terhindar dari sengketa hukum maupun persoalan yang berkaitan dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Sementara itu, Eko Faizin dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pekanbaru membagikan wawasan mengenai strategi adaptasi teknologi digital.

Para peserta diajak memahami pemanfaatan media sosial secara etis, mulai dari riset tren informasi, distribusi berita, hingga pengembangan konten jurnalistik yang lebih interaktif dan memiliki jangkauan luas.

Pjs Manager Corporate Communication PHR, Yulia Rintawati, menegaskan bahwa media memiliki peran penting sebagai mitra strategis perusahaan dalam menyampaikan informasi terkait industri migas kepada masyarakat.

“Rekan-rekan media adalah garda terdepan sekaligus mitra strategis PHR dalam menyebarkan edukasi mengenai perjuangan ketahanan energi nasional,” ungkap Yulia Rintawati.

Ia mengatakan, pihaknya memahami tantangan jurnalisme saat ini semakin besar dengan hadirnya kecerdasan buatan, media sosial, dan dinamika hukum yang terus berkembang.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian PHR untuk tidak hanya menjaga silaturahmi, tetapi juga berkontribusi dalam peningkatan kompetensi wartawan,” jelasnya.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara industri dan media menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas informasi publik, khususnya terkait sektor energi yang memiliki peran vital bagi pembangunan nasional.

Melalui kegiatan Literasi Digital Media 2026 ini, PHR berharap insan pers dapat terus menjalankan fungsi kontrol sosial, edukasi, serta penyebaran informasi secara profesional, berimbang, dan bertanggung jawab.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, sinergi terus diperkuat antara dunia jurnalistik dan industri hulu migas diyakini akan menjadi modal penting dalam mendukung terwujudnya ketahanan energi nasional yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Terkini

Terpopuler