PTPN IV Regional III dan KSOP Pekanbaru Perkuat Sinergi Logistik Komoditas Strategis di Riau

Senin, 15 Juni 2026 | 11:35:00 WIB
PTPN IV Regional III dan KSOP Pekanbaru Perkuat Sinergi.

PEKANBARU (RA) - PTPN IV Regional III menjadi tuan rumah forum diskusi penguatan distribusi dan rantai logistik komoditas strategis yang digelar Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Pekanbaru bersama para pemangku kepentingan sektor kepelabuhanan dan logistik di Provinsi Riau.

Kegiatan yang dikemas dalam agenda Coffee Morning tersebut rutin dilaksanakan setiap dua bulan sekali sebagai wadah komunikasi dan koordinasi antara regulator, perusahaan pelayaran, agen kapal, perusahaan bongkar muat, pengguna jasa kepelabuhanan, hingga pelaku usaha yang terlibat dalam sistem logistik dan transportasi laut di Riau.

Sebagai salah satu sentra produksi kelapa sawit terbesar di Indonesia, Riau membutuhkan sistem distribusi dan logistik yang efisien guna mendukung kelancaran arus barang, khususnya komoditas unggulan yang menjadi penggerak utama perekonomian daerah.

Business Support Head PTPN IV Regional III, Achmedy Akbar, mengatakan kolaborasi antarpelaku logistik dan kepelabuhanan memiliki peran penting dalam menjaga efisiensi distribusi komoditas dari daerah produksi menuju pasar domestik maupun ekspor.

Menurutnya, forum yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan secara langsung menjadi ruang strategis untuk membangun kesamaan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor.

"Kami mengapresiasi KSOP Kelas II Pekanbaru yang secara konsisten menghadirkan ruang komunikasi bagi seluruh stakeholder kepelabuhanan. Kepercayaan yang diberikan kepada PTPN IV Regional III sebagai tuan rumah menjadi kehormatan sekaligus momentum untuk memperkuat sinergi dalam mendukung kelancaran arus logistik di Riau," ujar Achmedy, Senin (15/6/2026).

Ia menjelaskan, PTPN IV Regional III saat ini mengoperasikan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri Instalasi Tangki Minyak Sawit (TUKS ITMS) di Kabupaten Siak yang menjadi salah satu simpul penting distribusi minyak sawit perusahaan.

Fasilitas tersebut didukung tiga tangki timbun berkapasitas total 10.000 metrik ton dan dermaga sepanjang 120 meter yang mampu melayani kapal tanker hingga 5.000 metrik ton. Dari fasilitas itu, rata-rata 4.000 hingga 5.000 metrik ton minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) didistribusikan setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Sementara itu, Corporate Secretary and Legal PTPN IV Regional III, Hotmatua, mengatakan penguatan hubungan dengan regulator dan pelaku usaha merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun tata kelola logistik yang efektif, aman, dan berkelanjutan.

Menurutnya, tantangan industri saat ini tidak hanya terletak pada aspek produksi, tetapi juga bagaimana memastikan produk dapat didistribusikan secara efisien melalui sistem logistik yang terintegrasi.

"Kelancaran distribusi merupakan salah satu faktor yang menentukan daya saing. Karena itu, kolaborasi antara regulator, operator pelabuhan, pelaku jasa logistik, dan dunia usaha harus terus diperkuat agar tercipta ekosistem yang sehat dan saling mendukung," kata Hotmatua.

Di sisi lain, Kepala KSOP Kelas II Pekanbaru, Sadeli, menegaskan bahwa Coffee Morning merupakan forum komunikasi yang dibangun untuk memperkuat koordinasi sekaligus membahas berbagai isu strategis di sektor kepelabuhanan.

Menurutnya, keterlibatan aktif seluruh stakeholder menjadi kunci dalam menciptakan pelayanan kepelabuhanan yang responsif terhadap kebutuhan dunia usaha tanpa mengabaikan aspek keselamatan, keamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi.

"Melalui forum ini kami ingin memastikan komunikasi antarpemangku kepentingan tetap terjaga dengan baik. Berbagai tantangan operasional dapat didiskusikan bersama sehingga solusi yang dihasilkan lebih komprehensif dan mampu mendukung kelancaran aktivitas logistik," ujar Sadeli.

Tags

Terkini

Terpopuler