Viral Pelaku Pocong di Pekanbaru, Kapolsek Kulim: Itu ODGJ

Rabu, 03 Juni 2026 | 18:48:09 WIB
Pelaku pocong di Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru, viral dan menjadi perbincangan di media sosial.

PEKANBARU (RA) - Kabar mengenai polisi yang disebut mengamankan seorang pelaku pocong di Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru, viral dan menjadi perbincangan di media sosial.

Namun, pihak kepolisian memastikan informasi tersebut tidak benar. Kapolsek Kulim Kompol Didi Antoni mengatakan pria yang diamankan warga, Selasa (2/6/2026) malam bukan sosok pocong seperti yang ramai diberitakan di media sosial.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pria tersebut merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

"Memang ada warga yang mengamankan seorang pria karena dicurigai hendak mencongkel salah satu rumah warga. Setelah kami lakukan pemeriksaan dan penyelidikan, ternyata yang bersangkutan merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)," kata Didi, Rabu (3/6/2026).

Menurut Didi, peristiwa itu terjadi di kawasan depan Agro Wisata Pelangi, Kelurahan Mentangor.

Awalnya warga mencurigai pria tersebut hendak melakukan aksi pencurian dengan cara mencongkel rumah warga sehingga langsung diamankan.

Selain isu pria yang disebut sebagai pocong, polisi juga menerima laporan masyarakat terkait dugaan teror pocong melalui layanan Call Center Polri 110. Laporan itu berasal dari Jalan Kenanga, Kelurahan Sialang Sakti.

Dalam laporannya, warga mengaku melihat seseorang mengenakan kain putih menyerupai pocong yang mengetuk-ngetuk rumah warga pada malam hari. Karena panik, pelapor langsung berteriak dan meminta bantuan warga sekitar.

"Pelapor melihat seseorang menggunakan kain putih mirip pocong mengetuk-ngetuk rumah. Melihat hal itu, pelapor langsung berteriak pocong dan melaporkan kejadian tersebut ke Call Center 110," ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Kulim bersama personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan patroli.

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati warga sudah berkerumun setelah mendengar teriakan pocong dari salah seorang warga.

"Sesampainya di lokasi ternyata warga sudah ramai berkumpul lantaran mendengar teriakan pocong tersebut," kata Didi.

Namun setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan di sekitar lokasi, petugas tidak menemukan sosok yang dimaksud warga.

Polisi bersama warga hanya menemukan selembar kain putih yang tergantung di atas tembok dekat tempat pembuangan sampah.

Menurut keterangan warga setempat, kain tersebut sudah cukup lama berada di lokasi dan bukan merupakan bagian dari aksi teror seperti yang beredar di media sosial.

"Menurut keterangan salah seorang warga, kain tersebut memang sudah lama tergantung di lokasi itu," jelasnya.

Meski dipastikan tidak ada teror pocong maupun pelaku yang diamankan terkait isu tersebut, Polsek Kulim tetap meningkatkan patroli di wilayah setempat untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Didi juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak menyikapi informasi yang beredar, terutama yang berasal dari media sosial.

Warga diminta melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Jika menemukan aktivitas yang mencurigakan, segera laporkan melalui layanan kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam," tutupnya.

Terkini

Terpopuler